RADAR PALU- Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu menerima laporan mengenai seorang nelayan yang belum kembali dari melaut (lost contact) di Perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam keterangan yang KPP Palu, diterima dari Kepala Desa Kasuari Banggai Laut, Albean, Minggu, 12 Juli 2026 pukul 10.18 WITA.
Lokasi kejadian, perairan Desa Kasuari, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Jarak lurus 42 Nautical Mile (Nm). Estimasi waktu tempuh 4 jam.
Kronologi Kejadian
Pada Sabtu, 11 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WITA, korban bersama seorang rekannya berangkat memancing di Perairan Desa Kasuari. Sekitar pukul 12.00 WITA, rekan korban mengajak korban kembali ke daratan karena kondisi cuaca mulai memburuk. Namun, korban memilih tetap melanjutkan aktivitas mencari ikan.
Hingga pukul 18.00 WITA, korban belum kembali dan tidak dapat dihubungi (lost contact). Pihak keluarga bersama masyarakat nelayan telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun hasilnya masih nihil. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke USS Banggai Laut untuk meminta bantuan SAR.
Pelaksanaan Operasi SAR
Pada Minggu (12/7) pukul 14.45 wita, Tim Rescue USS Banggai Laut bersama unsur potensi SAR tiba di Desa Kasuari dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta pemerintah desa untuk melaksanakan pencarian.
Pukul 15.00 Wita, tim SAR Gabungan melaksanakan briefing kekuatan personel, kesiapan alut, pembagian tugas, serta penyampaian petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas. Selanjutnya tim melaksanakan pencarian menggunakan dua perahu nelayan dengan radius pencarian 5 Nm dari lokasi kejadian.
Pukul 18.00 wita, hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada esok pagi.
Data korban, Wiranto (28]). Unsur SAR yang terlibat, Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD Banggai Laut
3. Bhabinkamtibmas, aparat setempat, dan masyarakat.(***)