Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PUPRPKPD Morut Kejar Pemulihan SPAM IKK Petasia

I
Penulis: Ilham Nusi❯
MEMBERSIHKAN: Tak tinggal diam, kaum perempuan di Desa Ganda Ganda ikut membersihkan bak penampung di bangunan IPA SPAM IKK Petasia. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
MEMBERSIHKAN: Tak tinggal diam, kaum perempuan di Desa Ganda Ganda ikut membersihkan bak penampung di bangunan IPA SPAM IKK Petasia. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

Advertisement

RADAR PALU - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Daerah (PUPRPKPD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) terus mempercepat perbaikan SPAM IKK Petasia guna memulihkan layanan air bersih bagi masyarakat Kolonodale dan sekitarnya. 

Proses pemeliharaan yang didanai PT Halmahera Internasional Resources (HIR) itu menyasar seluruh sistem, mulai dari intake, Instalasi Pengolahan Air (IPA), hingga jaringan distribusi ke pelanggan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKPD Morut, Fahrudin Lalu, mengatakan pekerjaan semula ditargetkan selesai pada 17 Juli 2026. Namun, jadwal tersebut masih dapat berubah karena tim menemukan sejumlah pekerjaan tambahan di lapangan.

SALURAN: Pemeliharaan SPAM IKK Petasia dimulai dari pembersihan saluran intake di Dusun V Lambolo, Desa Ganda Ganda. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
SALURAN: Pemeliharaan SPAM IKK Petasia dimulai dari pembersihan saluran intake di Dusun V Lambolo, Desa Ganda Ganda. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

 

Advertisement

"Waktu pelaksanaan juga menyesuaikan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP). Anggaran perbaikan sebesar Rp287,5 juta baru turun sekitar sembilan hari setelah RDP terakhir," kata Fahrudin dihubungi Radar Palu, Rabu (15/7/2026).

Sebelumnya, DPRD Morut mengidentifikasi tiga perusahaan yang diduga berkaitan dengan kerusakan infrastruktur dan pencemaran sumber air, yakni PT Halmahera Internasional Resources (HIR), PT Sumber Swarna Perkasa (SSP), dan PT Sumber Permata Selaras (SPS).

PUPRPKPD Morut memilih melakukan pemeliharaan secara menyeluruh agar distribusi air bersih kembali normal.

Tahap pertama dimulai dengan membersihkan intake air baku Ance Ombo di Dusun V Lambolo, Desa Ganda-Ganda. Selanjutnya, tim membersihkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Dusun III serta memperbaiki sistem Scada dan jaringan kelistrikan.

Pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan 20 pentil udara, pemeriksaan check valve pada pipa induk berdiameter 10 inci, hingga perbaikan jaringan distribusi berdiameter 3 inci, 2 inci, dan 1/2 inci menuju pelanggan di tiga kelurahan di Kota Kolonodale.

Menurut Fahrudin, seluruh pekerjaan itu merupakan satu sistem yang saling terhubung sehingga tidak bisa diperbaiki secara parsial.

Saat ini tim teknis memusatkan pekerjaan pada jaringan pipa berdiameter dua inci dari Batu Masusun hingga Kampung Bugis. Perbaikan bahkan telah menjangkau kawasan sekitar Islamic Center.

Advertisement

Artikel Terkait

Rencana Pinjaman PT SMI, Sekkab Morut: Bukan untuk Bayar Utang Daerah

Rencana Pinjaman PT SMI, Sekkab Morut: Bukan untuk Bayar Utang Daerah

Rencana pinjaman Pemkab Morut melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tidak akan digunakan untuk membayar utang daerah ke pihak ketiga.

Pemkab Morut Dukung Hilirisasi Sawit untuk Kesejahteraan Rakyat

Pemkab Morut Dukung Hilirisasi Sawit untuk Kesejahteraan Rakyat

Pemkab Morowali Utara (Morut) masih menjaga komitmennya dalam mendukung hilirisasi sawit sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pemkab Morut Siapkan Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Hingga Pelosok Desa

Pemkab Morut Siapkan Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Hingga Pelosok Desa

Melalui Agen Perisai, masyarakat tidak perlu lagi kesulitan mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka akan membantu proses sosialisasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer