Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kemarau Panjang, Ratusan KK di Jonokalora Parigi Barat Alami Krisis Air Bersih

Muhammad Awaludin • Kamis, 5 Februari 2026 | 12:25 WIB
Distribusi air bersih menggunakan mobil tangki BPBD ke warga terdampak kekeringan di Desa Jonokalora, Parigi Barat.
Distribusi air bersih menggunakan mobil tangki BPBD ke warga terdampak kekeringan di Desa Jonokalora, Parigi Barat.

RADAR PALU - Krisis air bersih masih dirasakan warga Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Kemarau panjang sejak akhir 2025 membuat sumber air utama menyusut hingga mengering.

Hingga Kamis pagi, ratusan kepala keluarga terdampak dan masih bergantung pada pasokan air dari desa sekitar. 

 

 

 

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, kekeringan di Desa Jonokalora berdampak pada 421 kepala keluarga atau 1.329 jiwa. 

Minimnya curah hujan menyebabkan sumber air masyarakat, termasuk Sungai Jonokalora, mengalami penurunan debit signifikan hingga tidak lagi mencukupi kebutuhan harian warga.

Laporan awal diterima pada Minggu (1/2/2026) malam. Namun, kondisi kekeringan telah berlangsung sejak Januari 2026 dan berlanjut hingga saat ini.

BPBD mencatat tidak ada korban jiwa maupun pengungsian dalam kejadian tersebut. Meski demikian, krisis air bersih masih berlangsung dan menjadi kebutuhan paling mendesak. 

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan asesmen lapangan dan koordinasi lintas instansi.

Satu unit mobil tangki air dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Sulteng serta satu unit trailer air bersih milik BPBD Parigi Moutong telah dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih ke warga terdampak.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulteng juga melakukan survei dan pemetaan wilayah terdampak untuk mendukung langkah lanjutan.

Saat ini, warga Jonokalora masih mengambil pasokan air bersih dari desa tetangga, seperti Desa Lebo, Baliara, dan Parigimpu.

BPBD menilai kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi distribusi air bersih berkelanjutan, penempatan tandon air sementara, serta rencana pembuatan sumur bor.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Krisis air bersih Sulteng #kekeringan parigi moutong #Radar Palu #Desa Jonokalora #Distribusi air bersih #BPBD Sulawesi Tengah