RADAR PALU – Model baru Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 bikin guru ikut tegang. Soal didominasi teks panjang, dan kemampuan literasi siswa jadi taruhan.
Di SDN 23 Palu, kekhawatiran itu nyata. Tidak semua siswa terbiasa memahami soal cerita.
Soal Cerita Jadi Tantangan Utama
Panitia TKA sekaligus Wali Kelas VI, Diniyatinur, menyebut hampir seluruh soal diawali dengan teks bacaan.
Baca Juga: Jelang TKA, SDN 23 Palu Kekurangan Perangkat: 4 Chromebook Error, Guru Turun Tangan
“Mereka masih kurang pemahaman soal cerita. TKA itu hampir semua diawali literasi, jadi kami juga deg-degan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Perbedaan daya tangkap antar siswa membuat hasil ujian sulit diprediksi.
Jam Belajar Ditambah, Latihan Digenjot
Sekolah tak tinggal diam. Jam belajar ditambah 1,5 jam setiap hari sepulang sekolah.
Baca Juga: SDN 23 Palu Siap Sidak Usai Lebaran, Fokus O2SN
Latihan juga berlanjut di rumah lewat grup WhatsApp.
“Saya kirim 2-3 soal setiap malam. Supaya mereka terbiasa,” jelas Diniyatinur.
Target Tinggi Meski Soal dari Pusat
Meski soal disebut sebagai “kejutan” karena dikirim langsung dari pusat, sekolah tetap memasang target.
Nilai numerasi ditargetkan minimal 75. Sementara Bahasa Indonesia di atas 85.
Baca Juga: Literasi 15 Menit SDN 9 Palu Tembus 10 Besar Kota
Hasil try out sebelumnya memberi harapan, dengan rata-rata nilai siswa berada di kisaran 70–80.
Jadwal Ujian Dua Hari
Hari pertama TKA diisi numerasi dan survei karakter. Hari kedua fokus pada literasi dan survei lingkungan belajar (Sulingjar).
Sekolah berharap persiapan ekstra ini bisa menekan kecemasan siswa saat ujian berlangsung.***
Editor : Muhammad Awaludin