Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BGN Serahkan Dugaan Kejanggalan 414 SPPG ke Kejagung, Diduga Libatkan Oknum Internal

M
Penulis: Muhammad Awaludin❯
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. FOTO: ISTIMEWA
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. FOTO: ISTIMEWA

Advertisement

 

RADAR PALU – Temuan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai bermasalah membuat Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah hukum. Lembaga tersebut menyerahkan hasil temuannya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah muncul dugaan adanya keterlibatan oknum internal dalam penyaluran dana ke sejumlah rekening yang tidak semestinya.

Langkah itu dilakukan setelah BGN menemukan anomali pada ratusan rekening virtual account milik SPPG. Temuan tersebut menjadi perhatian karena dana sempat mengalir ke dapur yang belum beroperasi maupun ke SPPG yang memiliki lebih dari satu rekening.

Advertisement

Melansir laporan JawaPos.com, Kepala BGN Sudaryono mengatakan penyelidikan internal masih berlangsung untuk mengetahui penyebab munculnya kejanggalan tersebut. 

Menurut dia, ada dua kemungkinan yang kini menjadi fokus pendalaman. Pertama, adanya unsur kesengajaan atau mens rea yang mengarah pada tindak pidana. Kedua, pengiriman dana dilakukan semata-mata untuk meningkatkan tingkat penyerapan anggaran tanpa disertai niat melakukan korupsi.

Advertisement

"Kami menduga ada oknum-oknum terdahulu di dalam BGN yang kemudian mengirimkan ini. Apa motivasi dan lain-lainnya kami sedang perdalam," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Ia menegaskan seluruh temuan akan diproses sesuai mekanisme hukum apabila nantinya ditemukan indikasi adanya niat jahat dalam penyaluran dana tersebut. 

Kejanggalan itu terungkap saat BGN melakukan penyisiran terhadap 27.469 rekening virtual account yang digunakan sebagai rekening penampungan dana operasional SPPG.

Dari pemeriksaan tersebut ditemukan 414 SPPG yang memiliki persoalan administrasi. Sebagian di antaranya tercatat belum menjalankan operasional dapur, sementara sebagian lainnya diketahui mempunyai lebih dari satu rekening virtual account.

Atas temuan tersebut, BGN memutuskan mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara sebagai langkah pengamanan anggaran sembari menunggu proses pendalaman selesai.

Advertisement
Editor : Muhammad Awaludin
Sumber : jawapos.com

Artikel Terkait

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Harta Rp31,3 Miliar Jadi Perhatian

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Harta Rp31,3 Miliar Jadi Perhatian

Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai Rp31,3 miliar.

Mundur dari Kepala BGN, Nanik Berobat ke Luar Negeri, Krisis Dokter Jantung Jadi Sorotan

Mundur dari Kepala BGN, Nanik Berobat ke Luar Negeri, Krisis Dokter Jantung Jadi Sorotan

Nanik mundur dari Kepala BGN untuk berobat ke luar negeri. Indonesia ternyata masih kekurangan 5.162 dokter spesialis jantung.

BGN Bantah Isu Dana MBG Terhenti, Layanan Makan Bergizi Gratis Dipastikan Tetap Berjalan

BGN Bantah Isu Dana MBG Terhenti, Layanan Makan Bergizi Gratis Dipastikan Tetap Berjalan

BGN membantah isu penghentian dana MBG. Program Makan Bergizi Gratis dipastikan tetap berjalan dan melayani penerima manfaat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer