RADAR PALU –Suasana duka berubah mencekam di Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Selasa (29/7/2025), saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan narkoba yang berujung bentrok dengan warga.
Dalam operasi penangkapan dua pengedar sabu, situasi memanas hingga aparat terpaksa menembakkan gas air mata ke arah kerumunan warga yang memblokade jalan.
Insiden ini berdampak langsung pada warga yang sedang melayat di rumah duka tak jauh dari lokasi. Anak-anak dan perempuan dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan gas.
Sebuah video yang diunggah akun Facebook Putri Palu memperlihatkan kondisi warga di rumah duka yang panik akibat gas air mata. “Polisi membuang gas air mata di rumah duka, lihat ini keadaannya,” tulis pemilik akun dalam caption video.
Penggerebekan dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Palu sekitar pukul 11.30 WITA. Dua pria, FR (21) dan FN (22), ditangkap bersama 11 paket sabu seberat bruto 22,54 gram dan sejumlah alat bukti lainnya. Saat akan dibawa ke Mapolresta, keduanya melawan dan memicu amarah warga.
Akibat kericuhan selama 20 menit, seorang anggota polisi, Bripda Moh. Ridho Fadli, mengalami luka robek akibat lemparan batu dan harus mendapatkan tujuh jahitan.
Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams, menegaskan tindakan massa tidak akan menghentikan penegakan hukum.
"Keberanian anggota kami patut diacungi jempol. Mereka telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam upaya pemberantasan narkoba yang sangat meresahkan masyarakat. Kami akan memberikan perawatan terbaik bagi anggota yang terluka dan terus mendukung mereka dalam pemulihan," ujar Kombes Pol Deny Abrahams
Editor : Wahono.