RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut), Delis Julkarson Hehi, mengajak masyarakat bersyukur atas capaian pembangunan dan terus mendoakan kemajuan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) memperingati HUT ke-13 Morut, Rabu (21/10/2026).
Pemkab Morut menggelar KKR untuk mengungkapkan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan selama 13 tahun perjalanan daerah tersebut.
Baca Juga: RMBH Region 16 Manado Perkuat Kinerja dan Sinergi Pekerja BRI Cabang Ampana
Ribuan jemaat menghadiri KKR yang berlangsung di pelataran Kantor Bupati Morut. Kegiatan tersebut menghadirkan Pendeta Gilbert Emanuel Lumoindong.
Dalam sambutannya, Delis menjelaskan bahwa Pemkab Morut rutin menggelar kegiatan keagamaan setiap peringatan hari jadi daerah. Kegiatan tersebut meliputi KKR serta Dzikir dan Tablig Akbar.
Menurut Delis, kegiatan keagamaan itu memiliki dua tujuan utama, yakni mengungkapkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam pembangunan serta mengajak masyarakat berdoa untuk keberlanjutan pembangunan daerah.
Baca Juga: Kemenag Kota Palu Respon Cepat Imbauan Walikota, Perpanjang Pembelajaran Daring Hingga 24 Oktober
Delis menyebut berbagai perkembangan Morut selama 13 tahun terakhir tidak terlepas dari pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dia menjelaskan, Morut termasuk kabupaten termuda di Sulawesi Tengah bersama Kabupaten Banggai Laut. Meski baru berusia 13 tahun, pemerintah daerah telah mencatat sejumlah perkembangan dalam sektor pendidikan, ekonomi, pengentasan kemiskinan, penurunan angka stunting, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Delis menyampaikan bahwa Morut menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai kabupaten dengan sistem pendidikan terbaik kedua se-Sulawesi pada bulan sebelumnya.
Baca Juga: Tekan Inflasi, Dinas Pangan Sulteng Gelar Gerakan Pangan Murah
Selain itu, Morut juga menerima empat penghargaan pendidikan yang diterima oleh Wakil Bupati H. Djira Kendjo pada Malam Anugerah Pendidikan "Bago Nggabelo" 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan praktik baik Pemkab Morut dalam penyelenggaraan pendidikan selama periode 2025–2026.
Delis juga memaparkan perkembangan sejumlah indikator pembangunan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan dan stunting, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Baca Juga: Terungkap! Pencurian Mobil Gran Max di Tondo, Pelaku Diduga Terlibat 26 Kasus Lain
Menurut dia, perkembangan tersebut berkaitan dengan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan per kapita masyarakat juga menunjukkan perbaikan.
Meski demikian, Delis menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata hasil kerja dirinya, wakil bupati, maupun jajaran pemerintah daerah.
"Kami sadar sepenuhnya bahwa semua karena anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkap Delis.
Baca Juga: Dinkes Sulteng Catat 5.598 Kasus HIV, Kota Palu Tertinggi
Karena itu, dia mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-13 Morut sebagai kesempatan untuk mensyukuri berbagai perkembangan yang telah dicapai bersama.
Selain sebagai ungkapan syukur, Delis menyebut kegiatan keagamaan dalam peringatan hari jadi daerah menjadi sarana untuk memperkuat doa bagi keberlanjutan pembangunan.
Dia mengakui bahwa dirinya bersama wakil bupati dan seluruh jajaran pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam menjalankan pemerintahan. Keterbatasan tersebut mencakup kemampuan, kebijaksanaan, tenaga, dan berbagai aspek lainnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Touna Laksanakan Reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Desa Sumoli
Karena itu, Delis berharap masyarakat terus memberikan dukungan melalui doa agar pemerintah daerah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
"Dengan topangan doa Bapak-Ibu sekalian, maka kami percaya yang terbatas ini akan menjadi tidak terbatas," ujarnya.
Delis menjelaskan, melalui KKR dan Tablig Akbar, pemerintah daerah ingin mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersatu dalam doa demi kemajuan Morut dan bangsa Indonesia.
Baca Juga: Diskominfo Morut Dorong Kompetensi Wartawan
Dia juga mengajak masyarakat mendoakan Indonesia di tengah berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menurut Delis, doa tersebut diharapkan mendukung keselamatan masyarakat, kelancaran penanganan bencana, serta perlindungan bagi para relawan dan petugas yang menjalankan tugas di lapangan.
Pada kesempatan itu, Delis menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Morut yang terus bergandengan tangan bersama pemerintah dalam membangun daerah.
Baca Juga: Dukung Program 100 Hari PBM Kapolri, Kapolres Touna Kumpul Bareng Warga di Pelabuhan Ampana
Dia juga mengapresiasi dukungan dan doa masyarakat untuk kemajuan kabupaten tersebut. Delis berharap masyarakat terus memperkuat kebersamaan dan meningkatkan rasa syukur sebagai bagian dari upaya menjaga kehidupan sosial serta mendukung pembangunan.
"Kita percaya semakin banyak umat yang bersyukur, semakin banyak umat yang berdoa, maka kita percaya Morut akan semakin diberkati oleh Tuhan," katanya.
Secara khusus, Delis menyampaikan terima kasih kepada Pendeta Gilbert Emanuel Lumoindong yang hadir dalam KKR HUT ke-13 Morut.
Baca Juga: Pemkab Morowali Gelar Rapat Terpadu, Perkuat Pencegahan dan Penanganan Narkotika
Dia turut mengapresiasi panitia pelaksana, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), personel TNI dan Polri, serta semua pihak yang membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
Delis juga menyampaikan perhatian terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah tempat, termasuk upaya pemadaman kebakaran di wilayah Morut.
Berdasarkan laporan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), petugas pemadam kebakaran, personel TNI, kepolisian, dan masyarakat bekerja bersama untuk memadamkan kebakaran di sejumlah lokasi.
Baca Juga: Target 1 Digit Angka Kemiskinan, Pemkab Morut Siapkan Loket Terpadu CSR
Delis mengajak masyarakat ikut mencegah kebakaran dengan menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api.
"Jangan buang puntung sembarangan, jangan membakar kebun kita," pesannya.
Dia mengingatkan warga agar tidak membuka kebun dengan cara membakar lahan, terutama ketika kondisi lingkungan rawan kebakaran.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional, Upaya Pemkab Banggai Perkuat Ketahanan Pangan
Delis berharap masyarakat mengutamakan keselamatan bersama agar kebakaran tidak mengancam warga, merusak lingkungan, maupun menghambat pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam itu turut dihadiri Wakil Bupati Morut H. Djira Kendjo, Ketua TP-PKK Morut sekaligus anggota DPD RI dari Sulawesi Tengah Febriyanthi Hongkiriwang, anggota DPRD Morut Arman Purnama Marunduh, sejumlah pejabat Pemkab Morut, serta perwakilan denominasi gereja di Kabupaten Morut. (***)
Editor : Ilham Nusi