RADAR PALU - RSUD Kolonodale kini memiliki fasilitas layanan CT Scan 64 Slice setelah Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi meresmikannya, Kamis (17/9/2026).
Delis meresmikan layanan tersebut di Ruang Radiologi RSUD Kolonodale. Setelah pengguntingan pita, dia meninjau ruang CT scan dan pembangunan ruang hemodialisis yang sedang berlangsung.
Layanan tersebut menambah kemampuan RSUD Kolonodale dalam menyediakan pemeriksaan pencitraan medis secara lebih detail.
Baca Juga: Pemkab Morut Siapkan Strategi Pangan dan Perubahan Iklim 2026-2030
Saat peresemian, seorang pasien mendapatkan kesempatan pertama menggunakan alat pemindaian medis tersebut.
Teknologi CT Scan 64 Slice dapat membantu dokter memeriksa sejumlah kondisi pasien dalam waktu lebih cepat, termasuk cedera, perdarahan internal, kelainan tulang, tumor, gangguan pembuluh darah, dan stroke.
Pemeriksaan tersebut juga dapat membantu dokter menentukan penanganan lanjutan sesuai kondisi pasien.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Perkuat Pemahaman Pendampingan Hukum Notaris
Delis mengatakan Pemkab Morut terus mendorong peningkatan fasilitas kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih mudah di daerah sendiri.
"Hari ini dengan tersedianya layanan CT Scan, kita tidak perlu lagi merujuk pasien yang memerlukan pemeriksaan ini ke luar daerah. Ini bagian dari upaya meningkatkan akses sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakat Morowali Utara," kata Delis.
Menurut dia, akses kesehatan tidak hanya bergantung pada biaya pengobatan. Ketersediaan fasilitas medis dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kapolda Sulteng Salurkan 100 Paket Sembako di Petasia
Delis menghubungkan pengembangan layanan tersebut dengan program Morut Sehat serta visi Pemkab Morut untuk membangun masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Delis meminta RSUD Kolonodale memastikan tenaga kesehatan terus meningkatkan kemampuan seiring bertambahnya fasilitas.
Dia mengapresiasi dokter spesialis dan tenaga radiografer yang mendukung operasional layanan CT Scan.
Baca Juga: Pemkab Morowali MoU BPS, Perkuat Kerja Sama Data Penanggulangan Kemiskinan
"Fasilitas yang semakin lengkap harus ditunjang dengan mutu pelayanan dan sumber daya manusia yang terus berkembang. Karena itu, kita juga mendorong para tenaga kesehatan meningkatkan kompetensi, termasuk melalui fellowship," ujarnya.
Sementara itu Direktur RSUD Kolonodale Sherly Pede mengatakan penambahan CT Scan menjadi bagian dari proses pengembangan layanan rumah sakit.
Dia mengapresiasi dukungan Pemkab Morut dalam mempercepat penyediaan fasilitas tersebut.
Baca Juga: Wabup Djira Perintahkan OPD Data Ulang Aset Daerah
"Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya RSUD Kolonodale dapat menambah layanan penunjang CT Scan yang sangat dibutuhkan untuk membantu para dokter menegakkan diagnosis dan memberikan terapi yang tepat kepada masyarakat," ujar Sherly.
Sherly menjelaskan CT Scan akan membantu dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) dalam menegakkan diagnosis dan menentukan terapi yang sesuai.
Selain CT Scan, RSUD Kolonodale juga mengembangkan layanan hemodialisis dan catheterization laboratory atau Cathlab.
Baca Juga: MCSP dan SPI Morut Merah, Wabup Kejar OPD
Pembangunan kedua fasilitas tersebut terus berlangsung. RSUD Kolonodale menargetkan pengembangan layanan unggulan itu dapat mendukung pelayanan rumah sakit pada 2027.
Pengembangan layanan juga melibatkan koordinasi RSUD Kolonodale, Dinas Kesehatan, dan Pemkab Morut.
"Kami berharap seluruh pengembangan layanan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung visi pemerintah daerah menuju Morowali Utara yang sehat," kata Sherly.
Baca Juga: Wabup Morut Tekan OPD Tuntaskan Temuan BPK
Pihak RSUD Kolonodale menyampaikan layanan CT Scan telah mendapat persetujuan dalam pengembangan layanan yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan.
Peserta JKN dapat memanfaatkan layanan CT Scan sesuai indikasi medis dan ketentuan pelayanan BPJS Kesehatan.
Situs resmi RSUD Kolonodale mencantumkan CT Scan dalam layanan radiologi dan menyebut pemeriksaan radiologi masuk dalam cakupan layanan BPJS sesuai prosedur yang berlaku. Peserta juga dapat memperoleh informasi mengenai layanan JKN melalui BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Hanya Ada 7 Anggota, Paripurna DPRD Morut Batal
Delis mengatakan pembangunan fasilitas kesehatan harus berujung pada peningkatan manfaat bagi masyarakat.
"Kebanggaan kita bukan pada sertifikat atau fasilitas semata. Kebanggaan kita adalah ketika kehadiran rumah sakit betul-betul dirasakan masyarakat dan mutu layanan sesuai dengan harapan mereka," katanya.
Dia berharap penambahan CT Scan, pembangunan hemodialisis, dan pengembangan Cathlab dapat memperkuat RSUD Kolonodale sebagai pusat rujukan bagi masyarakat Morut dan wilayah sekitarnya.
Baca Juga: Wabup Djira Sebut RDTR Jadi Benteng Tata Ruang Morut
"Ketika semua memiliki niat yang sama untuk meningkatkan mutu layanan dan memberikan pelayanan terbaik, saya percaya cita-cita menjadikan RSUD Kolonodale sebagai pilihan masyarakat dapat terwujud," ujar Delis.
Peresmian layanan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Morut sekaligus anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, Kepala Dinas Kesehatan Morut Arif Paskal Pakonda, pejabat struktural, dokter spesialis, serta tenaga radiografer RSUD Kolonodale. (***)
Editor : Ilham Nusi