RADAR PALU - Kunjungan Zahrina Nurbaiti ke Kota Palu meninggalkan cerita hangat. Di sela agenda kunjungan kerja DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS ke Sulawesi Tengah, ia mengaku kagum dengan keindahan alam dan keramahan masyarakat yang ditemuinya selama berada di daerah itu.
Suasana akrab langsung terasa saat rombongan DPRD DKI Jakarta tiba di Kantor Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Kamis (21/5/2026). Pertemuan tersebut tidak hanya membahas agenda kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang penuh kehangatan.
Bagi Zahrina, sambutan yang diterimanya di Palu memberikan kesan mendalam. Ia menilai masyarakat Sulawesi Tengah memiliki budaya kekeluargaan yang kuat dan terbuka terhadap tamu.
Baca Juga: Kunjungan Fraksi PKS DPRD DKI ke Sulteng Jadi Ajang Bahas Sinergi Pelayanan Publik
“Alhamdulillah saya merasa bahagia bisa bersilaturahim ke Sulawesi Tengah yang disambut dengan hangat dan penuh keberkahan, terutama oleh Ketua Fraksi Bu Wiwik,” ujarnya saat diwawancarai Media Radar Palu Jawa Pos.
Mengapa Palu Membekas bagi Zahrina Nurbaiti?
Di tengah agenda resmi, Zahrina juga menikmati suasana Palu yang menurutnya memiliki daya tarik tersendiri. Ia mengaku kagum dengan kekayaan alam Sulawesi Tengah yang dinilai indah dan berpotensi menjadi kebanggaan daerah.
Menurutnya, kunjungan seperti ini bukan hanya soal hubungan antarlembaga, tetapi juga kesempatan mengenal budaya dan karakter masyarakat di daerah lain.
Baca Juga: DPRD Jakarta dan Sulteng Bertukar Strategi Hadapi Efisiensi Anggaran
“Sekali lagi terima kasih atas sambutan yang luar biasa juga dengan kekayaan alam yang indah dari Sulawesi Tengah. Semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu kembali,” katanya.
Ia juga berharap hubungan yang terjalin lewat silaturahmi tersebut tidak berhenti dalam satu pertemuan saja. Zahrina ingin komunikasi antardaerah terus berjalan agar hubungan emosional tetap terjaga.
“Semoga pertemuan ini tidak menjadi pertemuan yang pertama, tapi kami bisa bertemu kembali, nambaso, nambaso, nambaso,” ucapnya sambil tersenyum.
Cuaca Panas Palu Jadi Cerita Menarik
Di sela perbincangan, Zahrina sempat menyinggung cuaca Kota Palu yang dikenal dengan istilah “satu orang satu matahari”. Ungkapan itu kerap digunakan warga untuk menggambarkan panasnya cuaca di kota tersebut.
Meski demikian, ia menganggap kondisi alam itu sebagai bagian dari keunikan setiap daerah. Baginya, suasana panas di Palu tetap bisa dinikmati dengan rasa syukur.
Baca Juga: DPRD Jakarta Belajar Sistem Kesehatan ke Sulteng, Bahas Anggaran Wajib
“Kalau matahari memang terasa panas, namun apapun dari Allah harus selalu kita syukuri,” ujarnya.
Pernyataan itu menambah suasana hangat dalam kunjungan tersebut. Di balik agenda formal DPRD, ada cerita sederhana tentang kekaguman seorang tamu terhadap alam, budaya, dan keramahan masyarakat Palu.
Kunjungan DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS ke Sulawesi Tengah pun menjadi lebih dari sekadar agenda kerja. Ada pengalaman personal dan kesan emosional yang ikut terbawa pulang dari Kota Palu.***
Editor : Muhammad Awaludin