Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Warga Usul Pembangunan ATM Center di Pelabuhan Donggala

Ujang Suganda • Jumat, 15 Mei 2026 | 17:04 WIB
PELABUHAN: Suasana dermaga pelabuhan Donggala.(FOTO: UJANG SUGANDA/RADAR PALU)
PELABUHAN: Suasana dermaga pelabuhan Donggala.(FOTO: UJANG SUGANDA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Aktivitas transaksi keuangan di kawasan Pelabuhan Donggala dinilai semakin tinggi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penumpang kapal. Karena itu, warga mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menyediakan fasilitas ATM center di sekitar pelabuhan.

Selama ini, masyarakat yang membutuhkan layanan tarik tunai atau transaksi perbankan harus menuju pusat Kota Donggala karena belum tersedia mesin ATM di area pelabuhan. Kondisi tersebut dianggap menyulitkan, terutama bagi penumpang kapal yang memiliki kebutuhan transaksi mendesak.

Ketua LSM Donggala Hijau, Helmi, menilai keberadaan ATM center akan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pengguna jasa transportasi laut. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan mengingat pelabuhan merupakan salah satu titik aktivitas ekonomi yang cukup ramai.

Baca Juga: Warga Pangalasiang Datangi Kejari Donggala, Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi

“Banyak penumpang kapal yang harus keluar area pelabuhan dan masuk ke kota hanya untuk mencari ATM. Ini tentu kurang efektif,” ujarnya.

Helmi menjelaskan, pembangunan ATM center tidak memerlukan lahan yang besar. Ia memperkirakan area berukuran sekitar 3 x 4 meter sudah cukup untuk menempatkan beberapa unit ATM dari berbagai bank.

Ia juga menyarankan lokasi pembangunan berada di bagian depan Pelabuhan Donggala agar mudah dijangkau masyarakat dan penumpang kapal.

Baca Juga: Tragedi Donggala: Ketika Hak Konstitusional Dijawab dengan Dompet Kosong

Selain membantu kebutuhan transaksi masyarakat, Helmi menilai keberadaan ATM center juga berpotensi menambah pendapatan daerah. Menurutnya, Pemkab Donggala dapat bekerja sama dengan pihak perbankan melalui sistem penyewaan tempat.

“Manfaatnya ada dua. Masyarakat lebih mudah bertransaksi, sementara pemerintah daerah juga bisa memperoleh pemasukan dari penyewaan lokasi ATM center,” katanya.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
#Transaksi mendesak #Masyarakat mudah bertransasksi #Penumpang kapal meninggal dunia #Transaksi keuangan ASN