RADAR PALU – Proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah belum sepenuhnya rampung. Dari keseluruhan pejabat yang sebelumnya mengikuti tahapan seleksi dan uji publik, masih tersisa satu jabatan yang belum dilakukan pelantikan, yakni Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tengah, Hj. Sitti Asma Ul Husna Syah, mengatakan proses pengisian jabatan tersebut masih menunggu pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Memang tinggal satu lagi. Nanti menyusul. Kan masih ada lagi pelantikan selanjutnya setelah bapak gubernur melakukan evaluasi,” ujar Sitti Asma Ul Husna Syah usai pelantikan pejabat eselon II dan pejabat fungsional di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Moh Yamin, Kota Palu, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Penagihan Tak Sesuai Aturan, OJK Denda Indosaku Rp875 Juta
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid resmi melantik 10 pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulteng. Pelantikan tersebut menjadi penutup sementara dari rangkaian seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya memasuki tahapan uji publik.
Mayoritas pejabat yang dilantik merupakan kandidat dengan nilai tertinggi hasil penilaian Panitia Seleksi (Pansel) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebelumnya juga membuka ruang partisipasi publik dalam tahapan uji publik guna memastikan proses seleksi berlangsung transparan dan akuntabel.
Dalam proses tersebut, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan masukan terhadap tiga besar kandidat yang diumumkan secara terbuka oleh panitia seleksi.
Baca Juga: Kuasa Hukum Sebut Putusan Tak Berdasar Fakta Sidang, Jaksa-Hakim Terancam Dilaporkan
Adapun 10 pejabat eselon II yang resmi dilantik yakni Muh Syahrul Syam sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Wahid Irawan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Susanto Wibowo sebagai Kepala Dinas Kehutanan, Ir. Asbudianto sebagai Kepala Pelaksana BPBD, Wahyu Agust Pratama sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, A. Haris sebagai Kepala BPKAD, Dr. Rachman Ansyari sebagai Kepala Kesbangpol, Dr. Rusmiadi sebagai Staf Ahli Gubernur, I Wayan Yudana sebagai Kepala Biro Pemerintahan, serta Irwan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Sementara posisi Direktur RSUD Undata telah lebih dahulu diisi melalui pelantikan beberapa hari sebelumnya. Jabatan tersebut dipercayakan kepada dr. Jumriani setelah melewati tahapan seleksi yang sama.
Selain melantik 10 pejabat eselon II, gubernur juga mengambil sumpah jabatan terhadap 30 pejabat fungsional lingkup Pemprov Sulawesi Tengah.
Dalam laporannya, Kepala BKD Sulawesi Tengah menegaskan seluruh proses pelantikan telah berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan. Menurutnya, proses pengisian jabatan sudah dimulai sejak Maret 2026 melalui tahapan seleksi terbuka JPT pratama serta uji kompetensi pejabat fungsional.
“Pengisian jabatan fungsional dilakukan melalui mekanisme dan proses yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Sitti Asma dalam sambutannya.
Ia menyebut pelantikan dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi dan optimalisasi pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Bootcamp Batch 74 Hannah Asa Indonesia Bekali Disabilitas Kelola Keuangan
“Seluruh tahapan telah diikuti pada instansi pembina jabatan fungsional bersangkutan,” katanya.
Pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah di Jalan Prof Moh Yamin, Palu, dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat administrasi, pejabat pengawas, serta tamu undangan lainnya.***
Editor : Muhammad Awaludin