Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Radar Palu dan Disdik Sulteng Siapkan Gerakan Literasi Sekolah Dukung BERANI Cerdas

Muhammad Awaludin • Jumat, 8 Mei 2026 | 12:30 WIB
Direktur Radar Palu Jawa Pos Group, Murtalib bersama Kadisdik Sulteng, H. Firmanza DP membahas gerakan literasi sekolah mendukung BERANI Cerdas
Direktur Radar Palu Jawa Pos Group, Murtalib bersama Kadisdik Sulteng, H. Firmanza DP membahas gerakan literasi sekolah mendukung BERANI Cerdas

 

RADAR PALU – Upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan minat melanjutkan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah mulai digerakkan melalui kolaborasi media dan pemerintah daerah. 

Direktur Radar Palu Jawa Pos Group, Murtalib bersama jajaran redaksi bertemu Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, H. Firmanza DP di ruang kerja Kadisdik Sulteng, Jumat (8/5/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut hasil diskusi bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid sehari sebelumnya terkait penguatan program BERANI Cerdas. 

Baca Juga: Implementasi MoU, BRI Cabang Poso Gandeng JPN Kejari Poso Tuntaskan Kredit.

Salah satu fokus utama yang dibahas yakni menghadirkan kembali media cetak di sekolah-sekolah sebagai bagian dari gerakan literasi sekolah sekaligus sarana edukasi bagi siswa. 

Direktur Radar Palu Jawa Pos Group, Murtalib mengatakan media memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan tinggi. 

Menurutnya, masih rendahnya angka siswa yang melanjutkan kuliah di Sulawesi Tengah bukan hanya dipengaruhi persoalan biaya kuliah, tetapi juga faktor biaya hidup dan pola pikir masyarakat. 

Baca Juga: Ribuan Jemaah Haji Sulteng Dilepas, Anwar Hafid: Ini Undangan Langsung dari Allah

“Pak Gubernur masih risau karena angka anak-anak yang melanjutkan kuliah masih minim, padahal program BERANI Cerdas sudah menyiapkan anggaran. Kami menawarkan bagaimana media bisa membantu mengedukasi masyarakat,” ujar Murtalib. 

Sebagai langkah konkret, Radar Palu berencana melakukan peliputan langsung ke 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah guna memetakan persoalan pendidikan di lapangan. 

Radar Palu sebagai satu-satunya perusahaan media holding company Jawa Pos Group di Sulawesi Tengah juga menyiapkan penguatan kampanye edukasi melalui media cetak, media online, podcast hingga platform media sosial. 

Hasil liputan tersebut nantinya akan disajikan dalam rubrik khusus pendidikan dan program BERANI Cerdas agar masyarakat memperoleh gambaran nyata kondisi pendidikan di daerah. 

“Kami akan buat rubrik khusus. Tim kami turun ke daerah melihat langsung kenapa anak-anak enggan kuliah. Jadi ada gambaran nyata persoalan di masyarakat,” katanya. 

Selain itu, Radar Palu juga menawarkan program literasi media di sekolah-sekolah, termasuk edukasi bahaya hoaks, peningkatan budaya membaca, hingga penguatan literasi digital melalui berbagai platform media. 

Kadisdik Sulteng, H. Firmanza DP menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai kolaborasi media dan pemerintah penting untuk mempercepat pemetaan persoalan pendidikan di daerah. 

“Saya dukung sekali sistem seperti itu. Kami juga bisa mengetahui perkembangan di sekolah-sekolah, inovasi mereka, termasuk kendala yang terjadi di lapangan,” ujarnya. 

Baca Juga: Hassanal Bolkiah Bikin Kagum, Terpantau Terbangkan Sendiri Boeing 747 ke KTT ASEAN 2026

Menurut H. Firmanza DP, pihaknya akan terlebih dahulu menyusun konsep teknis kerja sama sebelum diterapkan di sekitar 260 sekolah SMA sederajat di Sulawesi Tengah. 

Disdik Sulteng juga membuka peluang pembiayaan program literasi sekolah melalui skema dana pendidikan yang tersedia di masing-masing sekolah. 

Selain penguatan budaya membaca, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat publikasi inovasi sekolah melalui website resmi dinas pendidikan sehingga perkembangan sekolah dapat dipantau secara real time. 

Dalam diskusi itu turut dibahas pentingnya mengubah pola pikir masyarakat terkait pendidikan tinggi. Pemerintah menilai masih banyak siswa yang lebih memilih langsung bekerja atau mendaftar TNI-Polri dibanding melanjutkan kuliah. 

Karena itu, edukasi berkelanjutan dinilai penting agar siswa memahami bahwa pendidikan tinggi maupun pendidikan vokasi dapat membuka peluang masa depan lebih luas. 

Disdik Sulteng juga tengah menyiapkan program vokasi untuk siswa SMK bekerja sama dengan Jepang. Program tersebut dirancang agar siswa mendapatkan pelatihan bahasa sejak kelas satu SMA hingga siap bekerja di luar negeri setelah lulus. 

Murtalib menegaskan Radar Palu ingin hadir bukan sekadar mengkritik kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan. 

“Kami tidak hanya mengkritisi. Kami juga ingin membuka ruang untuk sama-sama membangun pendidikan di Sulawesi Tengah,” tegasnya.*** 

 

 

 

 

 

Pendidikan Sulawesi Tengah

Editor : Muhammad Awaludin
#Radar Palu #Disdik Sulteng #literasi sekolah #Berani Cerdas