Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Viral Sampah Berserakan di Situs Megalit Patung Palindo Bada, Warganet Geram Minta Wisatawan Lebih Peduli

Muhammad Awaludin • Minggu, 8 Maret 2026 | 22:39 WIB

Sampah plastik terlihat berserakan di area situs megalit Patung Palindo di Lembah Bada, Poso, Sulawesi Tengah, viral di media sosial.
Sampah plastik terlihat berserakan di area situs megalit Patung Palindo di Lembah Bada, Poso, Sulawesi Tengah, viral di media sosial.

RADAR PALU – Jagat media sosial di Sulawesi Tengah kembali diramaikan oleh unggahan yang memperlihatkan kondisi memprihatinkan di kawasan wisata megalit di Lembah Bada, Kabupaten Poso. Dalam foto yang beredar, terlihat tumpukan sampah plastik berserakan di area sekitar situs megalit Patung Palindo, salah satu peninggalan budaya paling terkenal di wilayah tersebut.

Unggahan tersebut diposting oleh akun Facebook Ifel Ifel di grup komunitas Info Ngamba Bada. Dalam keterangan foto, ia mengingatkan para pengunjung agar menjaga kebersihan ketika berwisata di kawasan situs purbakala itu. 

 

 

 

“Senikmat dan semahal, sebesar dan sekecil apa pun makanan yang kau bawa untuk menemani waktumu bersantai melihat indahnya situs sepe (Patung Palindo), tolong sampahnya dibawa pulang. Salam budaya dari kami juru pelihara seribu megalit,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Foto yang diunggah pada Sabtu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 11.40 WITA itu memperlihatkan sejumlah bungkus makanan ringan, plastik, dan sampah kecil lainnya berserakan di atas paving area wisata. Di latar belakang tampak jelas Patung Palindo berdiri di tengah hamparan padang rumput dengan latar perbukitan.

Unggahan itu langsung mendapat perhatian warganet. Hingga kini, postingan tersebut telah memperoleh ratusan reaksi dan puluhan komentar dari pengguna media sosial yang menyayangkan perilaku pengunjung yang dinilai tidak bertanggung jawab. 

Sejumlah warganet menilai tindakan membuang sampah sembarangan di kawasan situs budaya merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap warisan sejarah.

“Jagalah kebersihan bersama, jangan mencederai orang yang selalu membersihkannya,” tulis akun Marthen Tibe di kolom komentar.

Komentar lain juga menyoroti kebiasaan buruk sebagian pengunjung yang masih membuang sampah sembarangan meski berada di kawasan wisata yang memiliki nilai sejarah tinggi.

“Jangan juga terlalu begini hidup, sudah tahu dilarang buang sampah sembarangan di lokasi objek wisata, masih juga lakukan. Padahal ini termasuk aset kita orang Bada,” tulis akun Petualang Rimba.

Patung Palindo sendiri merupakan salah satu situs megalit paling terkenal di kawasan Lembah Bada. Situs ini dikenal memiliki nilai arkeologis tinggi dan menjadi salah satu daya tarik wisata sejarah di Sulawesi Tengah. 

Kawasan Lembah Bada bahkan sering disebut sebagai “negeri seribu megalit” karena banyaknya peninggalan batu purba yang tersebar di wilayah tersebut. Keunikan bentuk dan misteri asal-usul patung-patung batu itu telah menarik perhatian peneliti maupun wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Karena nilai sejarahnya yang tinggi, masyarakat lokal berharap setiap pengunjung memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitar situs.

Warganet pun berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap kebersihan kawasan wisata, khususnya situs budaya yang menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Wisata Lembah Bada Poso #Viral Patung Palindo #viral #Radar Palu #megalitikum #Patung Palindo Bada #Sampah di situs megalit Bada #Kebersihan objek wisata Sulawesi Tengah