RADARPALU - Pembangunan lapangan di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, kini memasuki tahap akhir.
Progress pembangunan fisik lapangan diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen dan akan dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan olahraga sekaligus pemberdayaan generasi muda.
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Talise Valangguni, Harun Rasyid, mengatakan, pemerintah bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda telah membahas pembentukan organisasi yang akan mengelola pembinaan sepak bola di wilayah tersebut.
Baca Juga: Jersey Argentina Laris Manis, Piala Dunia Angkat Omzet Pedagang Jersey di Kota Palu
"Kemarin kita sudah bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan lembaga-lembaga yang ada. Rencananya akan dibentuk kepengurusan klub sepak bola di kelurahan ini, kemudian dikembangkan lagi menjadi sekolah sepak bola (SSB) untuk mencari bibit-bibit pemain muda," ujar Harun.
Menurutnya, pembinaan nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kelurahan Talise. Anak-anak dan remaja dari wilayah lain juga dipersilakan bergabung selama memiliki minat dan potensi di bidang sepak bola.
"Bukan hanya dari kelurahan ini saja. Anak-anak muda dari wilayah lain juga boleh bergabung. Yang kita cari adalah kualitas dan potensi anak-anak kita," katanya.
Baca Juga: Hadapi KUHP Baru, Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Harmonisasi Produk Hukum Daerah
Harun menjelaskan, secara fisik pembangunan lapangan sudah hampir selesai. Beberapa fasilitas pendukung seperti taman dan area parkir masih akan dilengkapi sesuai rencana Pemerintah Kota Palu.
"Kalau melihat kondisi sekarang, fisik lapangannya sudah sekitar 70 sampai 80 persen. Masih ada rencana penambahan taman dan parkiran. Lapangannya sendiri sudah siap, bahkan sudah dilengkapi lampu sehingga bisa digunakan untuk bermain pada malam hari," jelasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan lapangan masih menunggu mekanisme dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu karena fasilitas tersebut merupakan aset pemerintah daerah.
"Kalau soal pengelolaan atau nantinya disewakan seperti apa, itu belum dibahas. Karena asetnya milik pemerintah daerah, sehingga mekanismenya masih akan dikoordinasikan lebih lanjut," ungkapnya.
Harun berharap keberadaan lapangan tersebut dapat menjadi pusat pembinaan olahraga yang mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat sekaligus menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda di Kelurahan Talise dan sekitarnya.
Selain pembentukan klub sepak bola, pihaknya juga berencana membentuk sekolah sepak bola (SSB) sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.(cr7)
Editor : Mugni Supardi