RADAR PALU - Di sudut Kota Palu, sebuah sekolah dasar konsisten melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Bukan sekali dua kali, tapi tiga tahun berturut-turut.
SD Negeri Model Terpadu Madani Palu kembali mengirimkan siswanya ke tingkat nasional lewat ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Dalam tiga tahun terakhir, SDN Madani Palu rutin meloloskan atlet ciliknya ke level nasional. Prestasi itu datang terutama dari cabang pencak silat dan senam.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembinaan Prestasi SDN Madani, Hartati Karto Putri, menyebut kedua cabang tersebut menjadi andalan sekolah.
“Pencak silat dan senam. Tiga tahun terakhir siswa kami selalu lolos ke tingkat nasional,” kata Hartati, Kamis (5/2/2026).
Pada 2025 lalu, tiga siswa Madani bahkan mewakili Sulawesi Tengah di ajang nasional O2SN.
Hartati menyebut keberhasilan ini bukan hasil instan. Sekolah menerapkan manajemen latihan yang lebih ketat dibanding sekolah lain.
Jika umumnya latihan dilakukan dua kali sepekan, siswa Madani berlatih minimal tiga hingga lima kali menjelang pertandingan.
“Di situ pembeda kami. Latihannya lebih intens,” ujarnya.
Dari sisi pelatih, Madani juga menggandeng tenaga profesional. Para pelatih yang mendampingi siswa memiliki lisensi nasional, bahkan berpengalaman sebagai wasit dan juri.
“Pelatihnya bukan hanya bersertifikat nasional, tapi juga wasit juri nasional,” ucap Hartati.
Pendekatan ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan atlet sejak usia dini tanpa mengesampingkan pendidikan formal.***
Editor : Muhammad Awaludin