Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Harta Rp31,3 Miliar Jadi Perhatian

Muhammad Awaludin • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 14:46 WIB
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik Sudaryati Deyang. FOTO: ISTIMEWA/JAWA POS 
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik Sudaryati Deyang. FOTO: ISTIMEWA/JAWA POS 

 

RADAR PALU – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat mengisi kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditinggalkan Nanik Sudaryati Deyang. Pilihan Presiden jatuh kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono agar kepemimpinan di BGN tidak mengalami kekosongan.

Di tengah penunjukan tersebut, publik juga menyoroti laporan harta kekayaan Sudaryono. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan politikus Partai Gerindra itu kini mencapai Rp31,39 miliar.

Melansir JawaPos.com, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden telah memutuskan menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Baca Juga: Prabowo ke 1.177 Perwira TNI-Polri: Mulai Hari Ini Kalian Milik Bangsa

Menurut Prasetyo, pelantikan dilakukan pada Rabu (22/7) di Istana Negara agar seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sesuai rencana.

 "Bapak Presiden memutuskan selaku pengganti Kepala BGN adalah Sudaryono, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7), seperti dilansir JawaPos.com.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin terjadi kekosongan kepemimpinan di BGN mengingat lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menjalankan program peningkatan gizi masyarakat.

Baca Juga: Waspada, Modus Tersangka Kasus Jual Beli Tanah di Jalan Asam Kota Palu Terungkap

Harta Kekayaan Naik Sejak Menjabat Wamentan

Seiring penunjukannya sebagai Kepala BGN, laporan kekayaan Sudaryono ikut menjadi perhatian.

Dalam LHKPN yang disampaikan pada 29 Maret 2026, total harta kekayaan Sudaryono tercatat sebesar Rp31.394.894.928.

Nilai tersebut meningkat dibandingkan laporan awal saat dirinya dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian pada 10 September 2024. Ketika itu, total kekayaannya tercatat Rp8.861.192.525.

Punya Aset Properti Puluhan Miliar

LHKPN mencatat Sudaryono memiliki 21 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Semarang, Sukoharjo, Jepara, Klaten, hingga Jakarta Selatan.

Nilai seluruh aset properti tersebut mencapai Rp69.694.000.000, menjadi komponen terbesar dalam daftar kekayaannya.

Baca Juga: Waspada, Modus Tersangka Kasus Jual Beli Tanah di Jalan Asam Kota Palu Terungkap

Selain properti, Sudaryono juga melaporkan kepemilikan sejumlah kendaraan bermotor, yakni Toyota Fortuner tahun 2014, Toyota Innova tahun 2018, Toyota Fortuner tahun 2022, Toyota Innova tahun 2023, serta satu unit sepeda motor bebek tahun 2022.

Seluruh kendaraan itu memiliki nilai total Rp1.074.900.000.

Miliki Surat Berharga dan Simpanan Tunai

Dalam laporan yang sama, Sudaryono juga mencatat kepemilikan surat berharga senilai Rp7.645.500.000.

Sementara kas dan setara kas yang dimilikinya mencapai Rp13.345.770.717.

Namun, LHKPN juga menunjukkan Sudaryono memiliki kewajiban berupa utang sebesar Rp60.365.275.789. Setelah dikurangi nilai utang tersebut, total kekayaan bersihnya tercatat Rp31.394.894.928.

BGN Tetap Jalankan Program

Penunjukan Sudaryono dilakukan setelah Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN karena akan menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Dengan pelantikan yang dilakukan pada hari yang sama, pemerintah berharap tidak ada jeda dalam pelaksanaan program-program Badan Gizi Nasional, termasuk berbagai agenda yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat di seluruh Indonesia.

Sudaryono kini akan memimpin lembaga tersebut dengan tugas melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memastikan target pemerintah di sektor gizi tetap terlaksana sesuai rencana.***

Editor : Muhammad Awaludin
Sudaryono Wamentan badan gizi nasional lhkpn Prabowo Subianto