Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dari Kulon Progo ke Misi Dunia, Kepulangan Kopda Farizal Disambut Tangis dan Doa

Agung Sumandjaya • Jumat, 3 April 2026 | 19:16 WIB
Duka mendalam menyelimuti keluarga Kopda Farizal Rhomadhon di Kulon Progo. Prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia itu dikenang sebagai sosok berdedikasi tinggi. FOTO: DOK. KEMHAN RI
Duka mendalam menyelimuti keluarga Kopda Farizal Rhomadhon di Kulon Progo. Prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia itu dikenang sebagai sosok berdedikasi tinggi. FOTO: DOK. KEMHAN RI

RADAR PALU - Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum Kopda Farizal Rhomadhon di Dusun Ledok RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.

Rumah sederhana itu menjadi saksi bisu kedatangan pelayat yang silih berganti, membawa doa dan rasa kehilangan atas gugurnya seorang prajurit terbaik bangsa.

Kopda Farizal, prajurit Yonif 113/Jaya Sakti yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, dilaporkan gugur pada 29 Maret 2026 saat menjalankan misi perdamaian dunia.

Baca Juga: Dua Tahun Laporan Penjualan Tanah Desa Tamainusi Mandek Polres Morut, Akan Dilaporkan ke Polda Sulteng

Kepergiannya tak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga kebanggaan atas dedikasi yang ia berikan di medan tugas internasional.

Sejak 30 Maret hingga 1 April 2026, rumah duka tak pernah sepi. Sanak saudara, rekan prajurit, hingga masyarakat sekitar datang memberikan penghormatan terakhir.

Di malam hari, lantunan doa menggema melalui pelaksanaan sholat ghaib dan tahlilan yang dihadiri unsur TNI, aparat kewilayahan, serta warga.

Baca Juga: Bupati Delis Desak PTPN I Kembalikan 1.100 Hektare Lahan Rakyat Tanpa Ganti Rugi

Isak tangis keluarga pecah di sela doa yang dipanjatkan. Namun di balik duka itu, tersimpan ketegaran dan kebanggaan atas pengabdian almarhum yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.

Kehadiran berbagai pihak menjadi bukti nyata solidaritas dan penghormatan atas jasa almarhum, yang telah mengorbankan jiwa raganya demi nama bangsa di kancah internasional. (*)

Baca Juga: Rehabilitasi Sekolah di NTB, Langkah Jasa Raharja Dukung Ekonomi Jangka Panjang

Editor : Agung Sumandjaya
#Radar Palu Jawa Pos #unifil #tni #serangan Israel #meninggal dunia