RADARPALU - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mulai menjajaki penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya efisiensi dan pengurangan emisi.
Hal ini ditandai dengan audiensi bersama BYD Haka Palu yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti, Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak BYD memperkenalkan berbagai keunggulan kendaraan listrik, mulai dari efisiensi biaya operasional hingga kontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih.
Baca Juga: Pencurian HP Jadi Kasus Dominan di Polsek KP3 Pantoloan
Branch Manager BYD Haka Palu, Deswanthy Sari, menyampaikan bahwa audiensi tersebut mendapat respons positif dari jajaran Pemkot Palu.
“Alhamdulillah responsnya positif. Dengan kendaraan listrik, biaya operasional bisa lebih efisien, dan kualitas udara di Kota Palu juga bisa lebih terjaga,” ujar Deswanthy Sari kepada Jawa Pos Radar Palu.
Tak hanya audiensi, BYD Haka Palu juga menghadirkan sejumlah unit kendaraan listrik untuk uji coba (test drive) di halaman Kantor Wali Kota Palu. Beberapa model yang diperkenalkan antara lain BYD M6, Sealion, dan Atto 1.
Baca Juga: Gelombang Dukungan untuk Brigjen Polisi Helmi Kwarta
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pegawai di lingkungan Pemkot Palu untuk merasakan langsung performa kendaraan listrik tersebut.
Deswanthy berharap, ke depan kendaraan listrik dapat diadopsi secara lebih luas di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, selain efisien dalam penggunaan energi, kendaraan listrik juga mampu menekan biaya bahan bakar secara signifikan. “Yang paling utama itu efisiensi, terutama dalam penghematan BBM,” katanya.
Di sisi lain, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai mendukung upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih melalui pengurangan emisi gas buang.
“Dengan kendaraan listrik, emisi bisa ditekan hingga nol, sehingga kualitas udara di Kota Palu akan semakin baik,” tandasnya.(rna)
Editor : Mugni Supardi