Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Honda Sulteng Ajak Jurnalis Riding, Tutup Kegiatan di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya

Taswin • Rabu, 18 Februari 2026 | 16:33 WIB
Peserta “Riding with Purpose” Honda Sulteng berfoto bersama di halaman Masjid Raya Palu.
Peserta “Riding with Purpose” Honda Sulteng berfoto bersama di halaman Masjid Raya Palu.

RADAR PALU - Hari Kasih Sayang di Palu dirayakan dengan cara berbeda. Bukan sekadar konvoi motor, tetapi perjalanan yang membawa pesan keselamatan dan inklusivitas.

Honda Sulteng mengajak jurnalis dan kreator konten berkeliling kota, lalu berhenti di satu titik yang membuat suasana berubah lebih hangat: Rumah Merah Putih Difabel Berkarya.

 

 

 

Anugerah Perdana selaku Main Dealer Honda di Sulawesi Tengah menggelar kegiatan bertajuk “Riding with Purpose: Kepedulian dalam Semangat Sinergi Bagi Negeri”. 

Sebanyak 11 perwakilan media cetak, online, dan content creator di Palu ikut dalam rangkaian ini.

Kegiatan diawali dengan edukasi keselamatan berkendara oleh Safety Riding Instructor Honda Sulteng. Lewat kampanye #Cari_Aman, peserta diingatkan bahwa keselamatan bukan sekadar patuh aturan, tetapi kebiasaan yang dibangun setiap hari.

City rolling kemudian bergerak menuju sejumlah titik ikonik kota. Masjid Terapung menjadi pengingat ketangguhan Palu pascabencana. Perjalanan berlanjut ke Masjid Raya Palu sebelum akhirnya berhenti di Rumah Merah Putih Difabel Berkarya.

Di lokasi terakhir, nuansa kegiatan berubah. 

Bukan lagi soal kendaraan atau rute, melainkan cerita hidup. 

Azizah, penyandang tuna netra yang baru menyelesaikan studi S1 Pendidikan Luar Biasa di Makassar, tampil percaya diri menyanyi di hadapan peserta. Ia juga aktif menulis dan pernah meraih penghargaan tingkat nasional.

Ada pula Harlis, yang kini mandiri lewat usaha dan kemampuan bernyanyi. Fachry, tuna rungu berprestasi di bidang pantomim dan bulu tangkis. Serta Akmal, atlet catur tuna netra yang pernah menorehkan prestasi nasional dan kini aktif menyuarakan inklusivitas.

Jane, jurnalis Harian Sulteng Raya, mengaku baru mengetahui keberadaan komunitas tersebut.

“Kami belajar banyak tentang keteguhan dan semangat hidup dari teman-teman di sini,” ujarnya. 

Pengurus Rumah Merah Putih Difabel Berkarya, Sri Dewi Santiana, menegaskan bahwa penyandang disabilitas tidak membutuhkan belas kasihan, melainkan ruang yang setara untuk berkembang.

“Kami tidak minta dikasihani. Kami butuh dukungan agar bisa mandiri,” katanya.

HR & Corporate Communication Manager Honda Sulteng, Mario, mengatakan lokasi ini dipilih sebagai penutup karena mencerminkan semangat kemandirian yang nyata.

Menurutnya, keberlanjutan perusahaan tak berhenti pada produk, tetapi juga kontribusi sosial yang konsisten.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Keselamatan Berkendara #Honda Sulteng #Rumah Merah Putih Difabel #Radar Palu #Sinergi Bagi Negeri #Riding with Purpose