RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi berjanji membenahi jalan Dusun Pelia, Desa Moleono, Kecamatan Petasia Barat, mulai 2027. Pemkab Morut juga akan memperbaiki layanan dasar di wilayah tersebut.
Delis menyampaikan komitmen itu saat mengunjungi Dusun Pelia, Kamis (3/9/2026) lalu. Dalam kunjungan tersebut, dia berdialog langsung dengan masyarakat dan melihat kondisi infrastruktur serta fasilitas layanan dasar.
Dalam pertemuan dengan warga, Delis menyebut Dusun Pelia memiliki potensi besar di sektor pertanian. Sebagian besar warga menggantungkan perekonomian keluarga dari sektor tersebut.
Baca Juga: Manajemen My Kopi O Bertanggung Jawab, Penanganan Kasusnya Diserahkan ke Pihak Berwajib
Karena itu, Pemkab Morut akan memprioritaskan akses jalan menuju Dusun Pelia. Jalan yang layak akan membantu warga mengangkut hasil pertanian menuju pasar.
Delis menargetkan warga tetap dapat menggunakan jalan tersebut, termasuk saat musim hujan.
"Jalan ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah. Insya Allah mulai tahun depan kita mulai kerjakan. Minimal jalan ini sudah bisa dilewati meskipun musim hujan," ujarnya.
Baca Juga: 23.569 Mahasiswa Terjangkau, Seberapa Jauh Berani Cerdas Mengubah Masa Depan Anak Sulteng?
Delis menegaskan perbaikan jalan tidak hanya menyangkut transportasi. Infrastruktur tersebut juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Dusun Pelia.
Akses jalan yang lebih baik akan memudahkan warga membawa hasil pertanian dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Delis mengakui Pemkab Morut menghadapi tantangan dalam pembangunan infrastruktur setelah pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran.
Baca Juga: Polisi Tangkap Warga Parigi Selatan Pelaku Pencabulan Anak di Poso
Efisiensi anggaran tersebut memengaruhi kemampuan pemerintah daerah menjalankan sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan.
Namun, kondisi itu tidak membuat Pemkab Morut menghentikan pembangunan infrastruktur.
Delis mengatakan pemerintah daerah menyiapkan sejumlah alternatif pembiayaan untuk mempercepat pembangunan.
Baca Juga: Enam Jam Berjalan Kaki, Tim Puskesmas Kaleke Jangkau Warga Dusun III Waturalele
"Saya tidak boleh menyerah dan tidak boleh pasrah dengan keadaan. Saya harus mencari jalan. Lebih baik kita mencari solusi melalui pembiayaan yang memungkinkan daripada masyarakat harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan jalan yang layak," kata Delis.
Usai bertemu masyarakat, Delis meninjau jembatan penghubung menuju Dusun Pelia yang masih dalam proses perbaikan.
Dia meminta Dinas PUPRPKPD Morut memberi perhatian terhadap jembatan tersebut agar masyarakat segera dapat menggunakannya dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: Ridho Hamzah Ungkap Pengawasan PBJ di Morut Masih Manual
Perbaikan jalan dan jembatan menjadi bagian penting untuk membuka akses masyarakat Dusun Pelia, terutama saat musim hujan.
Delis kemudian mengunjungi Poliklinik Desa di Dusun Pelia. Dia melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan yang masih membutuhkan pembenahan.
Pemkab Morut berkomitmen meningkatkan fasilitas tersebut agar masyarakat Dusun Pelia mendapat akses pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Baca Juga: LAKSI Sentil Perkara Sulteng Nambaso dalam Putusan Praperadilan Gedung DPRD Morut
Delis juga meninjau SDN 2 Moleono. Dari kunjungan itu, dia menemukan sejumlah kebutuhan sarana pendidikan yang perlu pemerintah penuhi.
Pemkab Morut merencanakan penambahan satu ruang kelas dan satu unit toilet di sekolah tersebut.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan dasar pendidikan di Dusun Pelia.
Baca Juga: Bupati Morut Bentuk Grup Khusus Karhutla, Kades Wajib Lapor Harian
Selain membenahi jalan Dusun Pelia, Pemkab Morut merencanakan peningkatan kualitas jalan menuju Desa Togo.
Pemerintah akan menggunakan konstruksi beton hingga kawasan pertigaan. Ruas tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat dari sejumlah wilayah, termasuk Dusun Pelia dan desa-desa di sekitarnya.
Delis menargetkan tidak ada lagi jalan menuju permukiman warga di Morut yang sulit dilalui, terutama ketika musim hujan.
Baca Juga: ITKP Morowali Utara Ditargetkan Tembus 90 pada 2026
"Kerinduan saya, tidak ada lagi jalan di Morut, khususnya jalan menuju desa yang memiliki komunitas penduduk, yang tidak bisa dilalui. Entah itu aspal, pengerasan, atau jalan beton, paling tidak pada musim hujan masyarakat tetap bisa melintas," tegas Delis.
Dalam kunjungan tersebut, Delis mengapresiasi masyarakat yang meluangkan waktu untuk bertemu meski sebagian warga masih bekerja di kebun.
Sementara itu, Kepala Desa Moleono terpilih Lisman Mauru menyampaikan terima kasih kepada Bupati Delis karena telah mengunjungi Dusun Pelia dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Baca Juga: Musda Guntur Minta OPD Morut Cermat Susun APBD
"Masyarakat Pelia berharap Bupati Delis bersama keluarga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat," imbuh Lisman.
Kunjungan Bupati Delis ke Dusun Pelia turut didampingi Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Morowali Utara Hery Y. Pinontoan, Camat Petasia Barat Sat Yun Ma Bert Lauo, serta tokoh masyarakat Jufri Toadji. (***)
Editor : Ilham Nusi