Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hari Nelayan Nasional, Ini Cara Nelayan Membaca Alam Saat Melaut

Mugni Supardi • Senin, 6 April 2026 | 13:06 WIB
Ilustrasi.(MUGNI SUPARDI)
Ilustrasi.(MUGNI SUPARDI)

RADARPALU – Peringatan Hari Nelayan Nasional menjadi momentum untuk mengapresiasi perjuangan nelayan Indonesia yang setiap hari melaut demi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Melalui unggahan akun Instagram resmi @kemenpar.ri, disampaikan bahwa di balik hidangan ikan di meja makan, terdapat kerja keras nelayan yang menghadapi berbagai tantangan di laut.

“Dalam sepiring ikan goreng yang tersaji di meja kita hari ini, ada perjuangan para nelayan,” tulis Kementerian Pariwisata RI.

Baca Juga: Viral! Guru Perbaiki Pintu Sekolah Rusak di Sulteng, Kambing Biasa Masuk Kelas

Selain kerja keras, nelayan juga mengandalkan pengetahuan alam dalam menentukan waktu melaut. Salah satunya dengan membaca fase bulan yang berpengaruh terhadap aktivitas ikan.

Pada fase bulan mati, cahaya minim membuat beberapa jenis ikan lebih aktif di permukaan laut. Sementara saat bulan separuh, aktivitas ikan relatif stabil dan kondisi laut dinilai cukup baik.

Sebaliknya, fase bulan purnama sering dihindari karena cahaya terang membuat ikan lebih waspada dan cenderung bergerak ke perairan yang lebih dalam.

Baca Juga: NASA Rilis Foto Saturnus Paling Tajam, Detail Cincin hingga Aurora Terlihat

Tak hanya itu, gaya gravitasi bulan juga memengaruhi pasang surut air laut. Perubahan ini berdampak pada distribusi nutrien dan plankton yang menjadi sumber makanan ikan, sehingga ikut menentukan pola pergerakan ikan dan predatornya.

Melalui peringatan ini, pemerintah berharap semakin banyak kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan nelayan, sekaligus mengajak masyarakat untuk mendukung hasil tangkapan lokal dan menjaga kelestarian laut Indonesia.

“Yuk, bersama kita dukung hasil tangkapan lokal sekaligus menjaga kelestarian laut Indonesia untuk generasi mendatang,” tulis Kemenpar. (*)

Editor : Mugni Supardi
#Hari Nelayan Nasional #nelayan Indonesia #fase bulan dan ikan #pasang surut laut #Kemenpar RI