Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengawasan Silang UAS SD Palu: Ruang Guru Dikunci, Soal Segelan!

A
Penulis: Ade Safitri❯
Kepala Sekolah SDN MT Madani Palu Hasan Mahmud Halibi (pertama dari kiri), Koordinator Pengawas Disdikbud Kota Palu, I Nengah Sukama (tengah), Ketua Panitia UAS SDN Madani, Marthen Ruruk (pertama dari kanan), Senin (4/5/2026).(Ade Safitri/Radar Palu)
Kepala Sekolah SDN MT Madani Palu Hasan Mahmud Halibi (pertama dari kiri), Koordinator Pengawas Disdikbud Kota Palu, I Nengah Sukama (tengah), Ketua Panitia UAS SDN Madani, Marthen Ruruk (pertama dari kanan), Senin (4/5/2026).(Ade Safitri/Radar Palu)

Advertisement

 

RADAR PALU - Jangan harap bisa main mata di Ujian Akhir Sekolah (UAS) SD se-Kota Palu tahun ini. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu menerapkan pengawalan berlapis demi menjaga "kemurnian" nilai para siswa. 

Salah satu jurusnya adalah sistem pengawasan silang antarsekolah yang dikelompokkan per gugus. Guru dari sekolah lainlah yang akan memelototi jalannya ujian di kelas agar tidak terjadi kecurangan. 

Advertisement

"Kita sudah sepakat, kepengawasan tetap dilakukan silang untuk menjaga kemurnian dan kejujurannya," kata Koordinator Pengawas (Korwas) Disdikbud Kota Palu, I Nengah Sukama, di SDN Madani Palu, Senin (4/5/2026). 

I Nengah menjelaskan, di SDN Madani sendiri dikerahkan 10 pengawas untuk 5 ruangan. Artinya, setiap ruangan dijaga oleh dua orang pengawas dari luar sekolah yang memantau ketat gerak-gerik 20 siswa di setiap kelasnya. 

Advertisement

Bagaimana dengan rahasia soal? Jangan ditanya. Marthen Ruruk, Ketua Panitia di SDN Madani, menyebut naskah soal diperlakukan seperti dokumen negara yang sangat sensitif. 

"Soal kami ambil dari gugus, dimasukkan di ruang guru, kemudian kami kunci. Tidak ada seorang pun yang masuk kecuali panitia bersama pengawas," ungkap Marthen. 

Bahkan, segel soal baru boleh dibuka tepat di depan mata siswa sesaat sebelum ujian dimulai. Ini dilakukan untuk membuktikan bahwa soal tersebut belum tersentuh siapa pun, termasuk kepala sekolah sekalipun. 

I Nengah Sukama menegaskan, pihaknya mematok target kelulusan 100 persen untuk Kota Palu. Namun, target itu harus dicapai dengan cara-cara yang jujur dan bermartabat.***

Advertisement

Artikel Terkait

Tak Mau Siswa Gugup, SDN Madani Palu Geber Les Sore Sejak Januari

Tak Mau Siswa Gugup, SDN Madani Palu Geber Les Sore Sejak Januari

Persiapan matang SDN Model Terpadu Madani Palu hadapi UAS, dari les sore hingga pendampingan orang tua.

Udara Palu Memburuk, Sekolah Daring Masih Menunggu Keputusan Pemkot

Udara Palu Memburuk, Sekolah Daring Masih Menunggu Keputusan Pemkot

Pemkot Palu menyiapkan pembagian masker saat kualitas udara memburuk. Sekolah daring dipertimbangkan jika kondisi semakin parah.

Disdikbud Palu Temukan Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Ada yang Sudah Menikah

Disdikbud Palu Temukan Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Ada yang Sudah Menikah

Disdikbud Palu menemukan data anak putus sekolah tak akurat. Sebagian sudah bekerja dan menikah, namun masih tercatat di Dapodik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer