Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BMKG Rilis Data Hilal Penentu Awal Syawal 1447 H

Muhammad Awaludin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 23:24 WIB

Ilustrasi pengamatan hilal menggunakan teleskop. BMKG merilis data astronomi untuk membantu penentuan awal Syawal 1447 H di Indonesia.
Ilustrasi pengamatan hilal menggunakan teleskop. BMKG merilis data astronomi untuk membantu penentuan awal Syawal 1447 H di Indonesia.

RADAR PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi data hilal untuk penentuan awal Syawal 1447 H. Data ini menjadi referensi ilmiah dalam proses penetapan Idul Fitri oleh pemerintah melalui sidang isbat.

 

 

 

Salah satu sistem penanggalan yang digunakan umat manusia adalah kalender Hijriyah atau Bulan Qomariyah. 

Kalender ini didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi, serta pergerakan Bumi bersama Bulan mengelilingi Matahari. Sistem ini menjadi dasar pengaturan waktu ibadah bagi umat Islam.

Penentuan awal bulan Hijriyah sangat penting karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah, terutama pada bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Dalam proses penentuan awal Syawal 1447 H, BMKG memiliki peran memberikan layanan informasi terkait posisi Matahari dan Bulan.

Data tersebut disampaikan sebagai bahan pertimbangan ilmiah bagi para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Agama, sebelum penetapan resmi melalui sidang isbat. 

BMKG menyediakan informasi hilal melalui metode hisab atau perhitungan astronomi. Selain itu, lembaga ini juga melakukan rukyat atau pengamatan langsung terhadap hilal.

BMKG melaksanakan pengamatan hilal di 37 lokasi pemantauan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Proses rukyat ini dapat disaksikan masyarakat secara langsung melalui siaran daring yang disediakan BMKG setiap bulan.

Melalui kombinasi metode hisab dan rukyat tersebut, data yang dihasilkan diharapkan dapat membantu memastikan keakuratan penentuan awal bulan Hijriyah.

Untuk mendukung penentuan awal Syawal 1447 H, BMKG juga merilis sejumlah data astronomi yang berkaitan dengan posisi hilal saat Matahari terbenam. 

Beberapa informasi yang disampaikan antara lain:

Waktu konjungsi (ijtimak) dan waktu terbenam Matahari

-Peta ketinggian hilal
-Peta elongasi Bulan
-Peta umur Bulan
-Peta lag atau selisih waktu terbenam Bulan dan Matahari
-Peta fraksi iluminasi Bulan 

Informasi objek astronomis lain yang berpotensi mengganggu rukyat hilal

Data posisi hilal saat Matahari terbenam di berbagai kota di Indonesia

Data tersebut menjadi bagian penting dalam analisis astronomi untuk memastikan apakah hilal sudah memenuhi kriteria visibilitas atau belum.

Dengan publikasi data hilal ini, BMKG berharap masyarakat dan pemangku kepentingan dapat memperoleh gambaran ilmiah mengenai kondisi hilal menjelang penentuan awal Syawal 1447 H.

Informasi tersebut juga menjadi referensi penting sebelum pemerintah menetapkan secara resmi awal bulan Syawal melalui sidang isbat.***

Editor : Muhammad Awaludin
#hilal #BMKG #Radar Palu #Kalender Hijriyah #awal Syawal 1447 H #idul fitri