Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sosok Panglima Damai Poso, KH Adnan Arsal Dimakamkan, Ribuan Mengantar

Budiyanto Wiharto • Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:44 WIB

Ribuan pelayat mengiringi pemakaman KH Adnan Arsal di Poso dengan lantunan doa dan takbir.
Ribuan pelayat mengiringi pemakaman KH Adnan Arsal di Poso dengan lantunan doa dan takbir.

RADAR PALU - Pemakaman KH Adnan Arsal berlangsung khidmat di Poso, Sabtu (28/3/2026), dengan ribuan pelayat mengantar tokoh kharismatik tersebut hingga ke liang lahat.

Pemakaman KH Adnan Arsal digelar di pemakaman Islam Jalan Pulau Irian Jaya, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sabtu sore. 

 

Sejak dari rumah duka di kompleks Pondok Puteri Pesantren Amanah, massa sudah memadati lokasi. Umat tampak mengiringi prosesi dengan lantunan takbir dan doa. 

Suasana haru menyelimuti perjalanan jenazah hingga ke pemakaman. Ribuan pelayat terlihat menyemut di sepanjang jalan yang dilalui.

Disalatkan di Masjid Agung Baiturrahman

Sebelum dimakamkan, jenazah KH Adnan Arsal terlebih dahulu disalatkan di Masjid Agung Baiturrahman Poso.

Prosesi salat jenazah berlangsung khusyuk dengan dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan. Setelah itu, jenazah diberangkatkan menuju lokasi pemakaman.

Sebelumnya, jenazah sempat disemayamkan di kediamannya di Labuan, Palu, sebelum dibawa ke Poso untuk dimakamkan. 

Wafat di RS Anutapura Palu

KH Adnan Arsal meninggal dunia pada Jumat (27/3) siang saat menjalani perawatan di RS Anutapura Palu.

Kabar duka ini disampaikan oleh Yayasan Wakaf Amanatul Ummah yang menaungi Pondok Pesantren Amanah.

Ucapan belasungkawa pun mengalir deras melalui media sosial dan grup percakapan. Pihak yayasan juga menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf almarhum semasa hidup.

Tokoh Perdamaian Poso

Semasa hidup, KH Adnan Arsal dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Amanah sekaligus tokoh penting dalam perdamaian Poso. 

Ia dijuluki sebagai deklarator dan panglima damai Poso, berkat perannya dalam meredakan konflik yang pernah melanda wilayah tersebut.

Dalam catatan yang ditulis Choirul Anam, KH Adnan Arsal disebut memiliki kontribusi besar dalam menjaga perdamaian, baik saat konflik berlangsung maupun setelahnya.

Tetap Bertahan Saat Konflik

KH Adnan Arsal menjadi salah satu tokoh Muslim yang tetap bertahan di Poso saat konflik terjadi.

Usai konflik, ia memilih fokus pada dunia pendidikan dengan mengembangkan pesantren yang menampung santri dari berbagai daerah. 

Dedikasinya terhadap pendidikan dan persatuan umat menjadikan sosoknya sangat dihormati masyarakat.
Pemakaman KH Adnan Arsal menjadi bukti besarnya cinta masyarakat atas jasa dan perjuangan almarhum dalam menjaga perdamaian dan membangun pendidikan di Poso.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Konflik Poso #Radar Palu #Pemakaman Poso #Pesantren Amanah #KH Adnan Arsal #Tokoh Perdamaian