Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ruang CIQ Dikebut Jelang Penerbangan Perdana ke Guangzhou

Mugni Supardi • Jumat, 13 Februari 2026 | 08:53 WIB
Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Prasetiyohadi di Forum Group Discussion Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Kamis (12/2/2026).
Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Prasetiyohadi di Forum Group Discussion Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Kamis (12/2/2026).

RADAR PALU - Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu yang sebelumnya dirancang sebagai bandara domestik perlu perubahan alur kedatangan dan keberangkatan penumpang internasional, terutama untuk layanan Custom, Immigration, dan Quarantine (CIQ) atau singkatan dari Bea Cukai, Imigrasi, Karantina.

Ini merupakan tiga instansi pemerintah yang bekerja sama mengawasi lalu lintas manusia, barang, dan makhluk hidup di pelabuhan atau bandara internasional untuk menjaga keamanan negara.

Fasilitas CIQ akan disiapkan untuk melayani penerbangan internasional perdana pada 17 April 2026 mendatang. Dengan maskapai China Southern Airlines yang disewa untuk terbang melayani rute Guangzhou - Palu dan Palu - Guangzhou.

"Kami sedang menyiapkan penyekatan terminal untuk memisahkan area keberangkatan dan kedatangan,” ujar Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Prasetiyohadi, S.T, S.H, M.H, saat ditemui Jawa Pos Group Radar Palu di Forum Group Discussion Pre Launching Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, penyesuaian terminal tersebut mencakup reposisi ruangan, termasuk pembongkaran dan pengaturan ulang beberapa dinding. Proses tersebut harus melalui mekanisme lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Seluruh pengadaan perangkat dan jasa memang harus dilelang. Itu aturannya. Jadi sekarang masih berproses,” jelasnya.

Kendati demikian, peralatan utama seperti mesin X-ray sudah tersedia dan memenuhi standar yang ditetapkan untuk penerbangan internasional. Perbedaan utama antara layanan domestik dan internasional, kata dia, terletak pada adanya pemeriksaan CIQ.

“Mesin X-ray sudah siap. Hanya ruangannya yang perlu direnovasi dan disesuaikan. Untuk standar, kami sudah ditetapkan. Yang membedakan dengan domestik itu ada pemeriksaan CIQ, termasuk dari imigrasi,” terangnya.

Prasetyohadi menargetkan sejumlah pekerjaan fisik dapat rampung sebelum 17 April. Namun jika belum sepenuhnya selesai, operasional tetap akan dijalankan secara fungsional.

“Kalau memang sampai 17 April belum selesai semua, tetap kita operasikan secara fungsional. Nanti kita siapkan banner-banner pendukung,” katanya.

Terkait jadwal penerbangan sekalipun tiba pada malam hari, pihak bandara memastikan kesiapan layanan.

“Intinya kami akan melayani penerbangan. Mau jam berapa pun, termasuk kalau tengah malam, kami tetap buka dan stand by,” tegasnya.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Bandara Mutiara Palu #Rute Palu Guangzhou #Guangzhou Palu #Penerbangan internasional Palu #Imigrasi Bandara Palu #CIQ Bandara Palu #Bandara internasional Palu 2026 #Karantina Bandara Palu #China Southern Airlines #Bea Cukai Palu