Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Sekadar Menari, El Dancer Punya Misi Selamatkan Generasi Muda Palu

M
Penulis: MOH FATHAHILA❯
El Dancer Kota Palu saat Menggelar Latihan Tari di Lapangan Vatulemo, Balai Kota Timur, Kota Palu, Selasa (3/11/2026). FOTO: MOH. FATHAHILA
El Dancer Kota Palu saat Menggelar Latihan Tari di Lapangan Vatulemo, Balai Kota Timur, Kota Palu, Selasa (3/11/2026). FOTO: MOH. FATHAHILA 

Advertisement

RADAR PALU – Seni tari menjadi salah satu cara El Dancer Kota Palu merangkul generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang kurang baik. Komunitas yang menghimpun sekitar 200 anak muda Kristen ini hadir sebagai wadah kegiatan positif sekaligus ruang berkumpul melalui aktivitas keagamaan.

Ketua El Dancer Kota Palu, Ibu Yoan, mengatakan komunitas tersebut dibentuk agar anak-anak muda memiliki kegiatan yang bermanfaat daripada menghabiskan waktu dengan aktivitas yang tidak jelas.

“Daripada anak-anak nongkrongnya tidak jelas, lebih bagus mereka melakukan kegiatan yang positif, kegiatan keagamaan seperti menari,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Vatulemo, Balai Kota Timur, Kota Palu, Selasa (3/11/2026).

Menurut Yoan, anggota El Dancer berasal dari berbagai gereja dan denominasi Kristen, mulai dari Katolik, Protestan, Pentakosta, hingga Karismatik, yang tersebar di Kota Palu dan sejumlah daerah sekitarnya.

Tidak ada seleksi khusus untuk bergabung dalam komunitas tersebut. Siapa saja yang ingin mengikuti kegiatan positif dipersilakan bergabung.

Advertisement

Saat ini, latihan rutin dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, mulai pukul 18.00 hingga 20.00 Wita. Meski demikian, mengumpulkan seluruh anggota menjadi tantangan tersendiri karena sebagian memiliki kesibukan bekerja, kuliah, maupun sekolah.

“Kadang-kadang kita agak sulit mengumpulkan mereka karena dari berbagai pekerjaan mereka, kuliah mereka, sekolah mereka,” jelasnya.

Selain latihan tari, El Dancer juga tengah mempersiapkan perayaan Natal bagi pemuda-pemudi El Dancer se-Kota Palu yang dijadwalkan berlangsung pada 19 November 2026 di Gereja Gajah Mada. Persiapan kegiatan tersebut telah berlangsung kurang lebih satu bulan.

Yoan berharap komunitas ini dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkumpul dalam lingkungan yang positif dan menjauhkan mereka dari pengaruh pergaulan yang kurang baik.

“Harapan kami, ini kami kan ingin menyelamatkan generasi muda, ceritanya yang sudah mulai terpengaruh dengan pergaulan yang kurang bagus,” pungkasnya.***

Advertisement

Artikel Terkait

Peringati Hari Sumpah Pemuda, BRI BO Morowali Teguhkan Semangat Patriotisme dan Empati

Peringati Hari Sumpah Pemuda, BRI BO Morowali Teguhkan Semangat Patriotisme dan Empati

BRI BO Morowali memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan meneguhkan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati dalam pelayanan.

Rico Djanggola Ajak Pemuda Palu Jadi Agen Perubahan di Momentum Sumpah Pemuda

Rico Djanggola Ajak Pemuda Palu Jadi Agen Perubahan di Momentum Sumpah Pemuda

Rico Djanggola mengajak pemuda Palu menjadi agen perubahan yang patriotik, gigih, dan berempati untuk membangun daerah dan bangsa.

Dari Sari Sumpah Pemuda ke Ruang Pengawasan Partisipatif

Dari Sari Sumpah Pemuda ke Ruang Pengawasan Partisipatif

Demokrasi juga ditentukan oleh kebebasan warga menentukan pilihan, kesetaraan dalam proses politik, keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer