Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Sari Sumpah Pemuda ke Ruang Pengawasan Partisipatif

Muchsin Siradjudin
Penulis: Muchsin Siradjudin❯
Ismajaya (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
Ismajaya (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

Advertisement

 

(Saatnya pemuda Buol mengambil peran menjaga integritas demokrasi)

Oleh : Ismajaya

Advertisement

(Anggota Bawaslu Kabupaten Buol)

SEMANGAT Sumpah Pemuda harus diwujudkan melalui keberanian menjaga demokrasi dari politik uang, intimidasi pemilih, manipulasi informasi, dan penyalahgunaan kekuasaan. 

Di Kabupaten Buol, perjuangan itu dapat dimulai dengan membangun pengawasan partisipatif yang independen, berbasis bukti, dan melibatkan pemuda hingga tingkat desa. Persatuan yang dahulu menjadi kekuatan perjuangan kebangsaan kini harus menjadi kekuatan warga untuk memastikan bahwa suara rakyat tidak diperjualbelikan dan kekuasaan tetap dapat diawasi.

Advertisement

Sumpah Pemuda 1928 mengajarkan bahwa cita-cita bersama membutuhkan kesediaan untuk melampaui kepentingan kelompok. Nilai tersebut relevan bagi demokrasi hari ini, ketika kualitas pemerintahan tidak cukup diukur dari terselenggaranya pemilihan umum. 

Demokrasi juga ditentukan oleh kebebasan warga menentukan pilihan, kesetaraan dalam proses politik, keterbukaan penyelenggaraan pemerintahan, dan keberanian masyarakat mengawasi kekuasaan.

Bagi Buol, demokrasi yang berintegritas perlu diukur melalui kondisi yang dapat diamati. Ukurannya mencakup kebebasan pemilih tanpa tekanan, tidak adanya pembiaran terhadap praktik politik uang, akses masyarakat terhadap informasi publik, penanganan dugaan pelanggaran secara transparan sesuai ketentuan, serta keterlibatan warga dalam mengawasi kebijakan dan penggunaan anggaran daerah. 

Indikator lainnya ialah terbukanya ruang kritik bagi masyarakat sipil dan adanya tindak lanjut terhadap aspirasi serta pengaduan warga.

Advertisement

Artikel Terkait

IDI Sulawesi Tengah Naik 0,69 Poin, Sejumlah Indikator Demokrasi Masih Jadi Sorotan

IDI Sulawesi Tengah Naik 0,69 Poin, Sejumlah Indikator Demokrasi Masih Jadi Sorotan

IDI Sulawesi Tengah naik 0,69 poin, namun aspek kesetaraan dan kapasitas demokrasi turun. Kemendagri mendorong evaluasi dan penguatan.

Memaknai hari Arafah dari prespektif Teologi, Sosial, Hukum dan Demokrasi

Memaknai hari Arafah dari prespektif Teologi, Sosial, Hukum dan Demokrasi

Ketika jutaan manusia berdiri di tempat yang sama, mengenakan pakaian yang sama (ihram), tanpa atribut pangkat, jabatan, atau kelas sosial.

Memaknai Idul Adha Rabu, 27 Mei 2026 dari Prespektif Teologi, Sosial, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia

Memaknai Idul Adha Rabu, 27 Mei 2026 dari Prespektif Teologi, Sosial, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia

Membaca Idul Adha dari kacamata rakyat kecil berarti menggeser fokus kita dari sekadar kesalehan ritual individu menuju “kesalehan sosial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer