RADAR PALU- Kepolisian Sektor Palu Barat bergerak cepat mengungkap kasus pencurian peralatan produksi dan multimedia milik Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu. Tidak butuh waktu lama, pelaku berhasil diamankan kurang dari enam jam setelah laporan diterima polisi.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh Tim Opsnal West City Hunter Polsek Palu Barat yang dipimpin langsung Kapolsek Palu Barat Iptu Irfan Muzakar, didampingi Kanit Reskrim Ipda Hendra Galaxy Purba, bersama personel piket jaga Mako Polsek Palu Barat.
Seorang pria berinisial G.S. diamankan pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, sekitar pukul 21.35 WITA. Penangkapan berlangsung di Jalan Lalove, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga Barat, Kota Palu, yang diduga menjadi lokasi persembunyian pelaku.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, G.S. diduga melakukan aksi pencurian di Gedung UIN Datokarama Palu yang beralamat di Jalan Ponegoro, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.Akibat kejadian tersebut, pihak kampus mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp65 juta.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan polisi, di antaranya kamera Sony PXW, kabel HDMI sepanjang 10 meter, HDMI video capture, headset Behringer, satu set perangkat Saramonic, infokus merek NEC, mixer Yamaha, kabel AUX, speaker aktif DAT, mikrofon wireless, serta mikrofon merek Advance.
Kapolsek Palu Barat Iptu Irfan Muzakar menjelaskan, pengungkapan cepat ini berawal dari keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Dari petunjuk tersebut, tim opsnal berhasil mengidentifikasi pelaku dan langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya melakukan penangkapan.
“Setiap laporan masyarakat menjadi prioritas utama kami. Keamanan fasilitas publik, khususnya lembaga pendidikan, harus dijaga secara serius demi menciptakan rasa aman,” tegas Iptu Irfan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta pihak keamanan kampus UIN Datokarama Palu yang turut membantu proses pengungkapan kasus ini.
“Sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan security kampus sangat membantu keberhasilan pengungkapan. Kolaborasi adalah kunci menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polsek Palu Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya.
Editor : Wahono.