Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wakil Bupati Morowali Tekankan Kinerja OPD dan Antisipasi Dampak El Nino

S
Penulis: Supriyono❯
APEL PAGI: Wabup Morowali, Iriane Iliyas, memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (26/10/2026).(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).
APEL PAGI: Wabup Morowali, Iriane Iliyas, memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (26/10/2026).(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).

Advertisement

RADAR PALU – Wakil Bupati (Wabup) Morowali, Iriane Iliyas, memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, Senin (26/10/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja perangkat daerah, kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Niño, serta peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).

Wabup Iriane meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mengoptimalkan pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, percepatan realisasi program harus diimbangi dengan tertib administrasi dan kesiapan dokumen, sehingga pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan dengan baik.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersikap proaktif dalam menghadapi pemeriksaan terinci oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“BPK sudah turun melakukan pemeriksaan terinci. Saya meminta seluruh OPD agar proaktif. Data yang diminta BPK harus segera disiapkan. Jangan takut dengan BPK, tetapi bangun komunikasi yang baik. Jika ada hal yang belum dipahami, silakan bertanya dan meminta petunjuk,” tegasnya.

Advertisement

Menurut Iriane, pemeriksaan merupakan bagian dari proses evaluasi tata kelola pemerintahan yang harus disikapi secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab. Karena itu, ia berharap seluruh perangkat daerah dapat bekerja sama dengan baik serta memenuhi kebutuhan data dan dokumen pemeriksaan secara tepat waktu.

Selain persoalan administrasi pemerintahan, Wabup Iriane turut menyoroti dampak fenomena El Niño yang berpotensi menyebabkan kekeringan dan mengganggu aktivitas pertanian di Kabupaten Morowali.

Ia menyebutkan, sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Witaponda, Bumi Raya, dan Bungku Barat, telah menerima keluhan dari para petani terkait kondisi sawah yang mulai mengalami kekeringan.

“Kita sekarang menghadapi musim El Nino. Petani di beberapa wilayah sudah mengeluhkan sawah mereka yang mengalami kekeringan. Ini harus kita antisipasi sejak dini. Jangan sampai kita terlambat mengambil langkah sehingga nantinya berdampak pada produksi dan ketersediaan beras,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali berencana menggelar rapat bersama perangkat daerah dan pihak terkait untuk membahas upaya penanganan dampak kekeringan. 

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Morowali Siapkan  Gedung Eks DPRD untuk Kantor Sementara Pengadilan Negeri

Pemkab Morowali Siapkan  Gedung Eks DPRD untuk Kantor Sementara Pengadilan Negeri

Pertemuan difokuskan membahas kondisi gedung, pemenuhan fasilitas pendukung, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan agar gedung digunakan.

Anwar Hafid Kenang Perjuangan Berat Pemekaran Morowali Utara

Anwar Hafid Kenang Perjuangan Berat Pemekaran Morowali Utara

Anwar Hafid mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat perjuangan untuk memajukan Morut serta menghargai sejarah pembentukan daerah.

Pemprov Sulteng Salurkan Rp339 Juta dan 5.000 Sembako ke Morowali Utara

Pemprov Sulteng Salurkan Rp339 Juta dan 5.000 Sembako ke Morowali Utara

Pemprov Sulteng menyalurkan bantuan Rp339 juta dan 5.000 paket sembako untuk masyarakat Morowali Utara saat HUT ke-13 daerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer