RADAR PALU - Pagi itu, deru mesin sepeda motor memecah udara Kota Palu. Bukan sekadar perjalanan biasa, rombongan pimpinan cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) se-Sulawesi Tengah memulai sebuah perjalanan yang sarat makna: silaturahmi, kebersamaan, dan eksplorasi keindahan alam.
Dipimpin Area Head BRI Palu, Asep Suhendra didampingi Pimpinan Cabang BRI Palu Budi Prastiyanto, rombongan memulai perjalanan menuju Ampana di Kabupaten Tojo Una-Una. Perjalanan darat sejauh ratusan kilometer itu ditempuh secara estafet selama kurang lebih tujuh jam, melintasi pesisir dan perbukitan khas Sulawesi Tengah.
Di sepanjang rute, semangat kebersamaan terasa kental. Setibanya di Parigi, rombongan disambut hangat oleh Kepala Cabang BRI Parigi Dewa K Yudyadana. Sarapan pagi bersama menjadi titik awal bertambahnya peserta touring.
Baca Juga: Gathering BRI Sulteng di Ampana, Perkuat Soliditas Menuju Target 2026
Perjalanan berlanjut ke Poso. Di kota ini, rombongan kembali disambut pimpinan cabang BRI Poso Nofiar Jakananda, sekaligus beristirahat dan menikmati makan siang. Para touring juga menyempatkan salat Jumat di Masjid Raya Poso.
Satu per satu pimpinan cabang dari wilayah lain, termasuk Morowali, bergabung. Jumlah peserta pun terus bertambah, memperlihatkan antusiasme yang tinggi dalam momentum kebersamaan tersebut.
Kabupaten Tojo Una-Una dipilih sebagai titik temu. Selain letaknya strategis, wilayah ini dikenal memiliki salah satu destinasi bahari unggulan Indonesia: Kepulauan Togean.
Baca Juga: Butuh Biaya Berobat, Perampok BRI Link Buang Barang Bukti di Sungai Jalan Merpati
Setelah bermalam di Marina Cotage, Kota Ampana, pada Sabtu pagi rombongan yang berjumlah sekitar 80 orang bertolak menuju Togean menggunakan lima kapal cepat.
Laut biru yang membentang seolah menyambut perjalanan mereka menuju surga tersembunyi di Teluk Tomini.
Destinasi pertama adalah hamparan pasir putih di Karina, disusul kunjungan ke danau ubur-ubur yang eksotis.
Baca Juga: BRI Prihatin Perampokan Agen BRILink di Palu, dan Dukung Penegakan Hukum
Perjalanan kemudian berlanjut ke Kadidiri Paradise, salah satu spot favorit wisatawan.
Di sana, peserta menikmati makan siang sebelum menghabiskan waktu dengan snorkeling.
Keindahan terumbu karang dan ikan-ikan tropis menjadi suguhan utama. Namun di balik pesona itu, terselip keprihatinan.
“Objek wisata di Togean sangat menjanjikan, tetapi membutuhkan perhatian, terutama dalam pemeliharaan sarana dan prasarana,” ujar salah satu peserta kepada media ini.
Baca Juga: BRI Branch Office Palu Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kinerja
Usai snorkling, sejumlah peserta lain juga menyoroti adanya kerusakan terumbu karang di beberapa titik.
Lebih dari sekadar perjalanan wisata, kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi halal bihalal BRI di momen Idul Fitri. Enam cabang BRI yang hadir yakni, Palu, Parigi, Poso, Morowali, Ampana dan Luwuk.
Kebetulan, agenda tersebut juga bertepatan dengan libur Paskah, sehingga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan antarcabang dan mitra kerja, termasuk Jamkrindo dan Askrindo.
Baca Juga: Polresta Palu Kantongi Identitas Perampok BRI Link di Jalan Veteran, Diduga Residivis Baru Bebas
“Ini momentum silaturahmi dengan insan BRI di daerah,” kata Asep Suhendra menambahkan.
Di tengah tantangan geografis dan jarak, perjalanan ini menjadi simbol komitmen kebersamaan.
Dari jalanan panjang hingga laut biru Togean, BRI Sulteng menunjukkan bahwa kerja dan kebersamaan bisa berjalan beriringan—bahkan lelah di atas dua roda akhirnya terbayarkan dengan kebersamaan dan keindahan tempat wisata Togean. ***
Editor : Talib