RADAR PALU - Empat orang meninggal dunia dalam tiga kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah pada Rabu (26/8/2026).
Kecelakaan maut tersebut terjadi di Kabupaten Morowali, Kabupaten Poso, dan Kota Palu. Selain korban meninggal dunia, sejumlah orang mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulteng Kompol Chandra mengatakan, berdasarkan laporan masing-masing satuan lalu lintas, terdapat dua korban meninggal dunia di Morowali, satu korban di Poso, dan satu korban di Palu.
“Berdasarkan laporan masing-masing Satlantas Polres, kasusnya terjadi di Morowali ada dua MD, Poso satu MD dan Palu satu MD,” kata Chandra.
Baca Juga: Bunda Wiwik Apresiasi Penangkapan Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan di Morowali
Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Puungkoilu, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, sekitar pukul 06.30 WITA.
Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Calya DN 1982 GF, sepeda motor Yamaha Gear DN 2875 GU, dan seorang pejalan kaki.
Dua orang yang berada di sepeda motor, Samsudin dan Ratna, meninggal dunia setelah mendapat penanganan dan dirujuk ke RSUD Morowali.
“Total korban kecelakaan di Morowali tercatat tiga orang, yakni dua meninggal dunia dan satu mengalami luka ringan,” ujar Chandra.
Baca Juga: Monitoring PT CPM, Bunda Wiwik Dorong Rekrutmen Transparan dan Perlindungan Pekerja
Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Motor di Poso
Kecelakaan berikutnya terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, sekitar pukul 09.20 WITA.
Seorang pejalan kaki, Yuni Maleso, sekitar 77 tahun, meninggal dunia setelah ditabrak sepeda motor Honda Beat DN 3176 VL yang dikendarai Yoel Losong, 38 tahun.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Desa Maholo, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, Yoel tidak mengalami luka. Dari hasil pendataan petugas, pengendara sepeda motor tersebut tidak memiliki SIM dan tidak mengenakan helm.
Petugas Satlantas Polres Poso telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat DN 3176 VL beserta STNK sebagai barang bukti.
Baca Juga: Banggai Perkuat Komitmen Lintas Sektor Tangani Stunting
Kecelakaan di Palu, Satu Orang Meninggal
Sementara di Kota Palu, kecelakaan terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, sekitar pukul 08.20 WITA.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vega R DN 2867 YQ dan mobil Suzuki Ertiga DN 1229 IL.
Sepeda motor dikendarai Nur Safitri Arianto, 20 tahun, warga Kabupaten Donggala, melaju dari arah utara menuju selatan.
Baca Juga: 150 ASN PPPK Konsolidasikan Perlindungan Sosial di Sulawesi Tengah
Dari arah berlawanan, Suzuki Ertiga yang dikemudikan M. Fajrin, 42 tahun, melaju dari selatan menuju utara.
Tabrakan terjadi di tengah jalan.
Nur Safitri mengalami benturan pada bagian dada dan patah kaki kiri.
Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Palu, tetapi dinyatakan meninggal dunia.
Adapun penumpang sepeda motor, Natang Juase, 42 tahun, mengalami benturan di kepala serta luka pada tangan dan kaki. Korban masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu.
Polisi telah mengamankan kendaraan yang terlibat dan melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polresta Palu.
Baca Juga: Kemarau Tekan Hasil Hortikultura Petani Sigi, Serangan Kutu Meningkat
Polisi Imbau Pengendara Berhati-hati
Kompol Chandra menyampaikan keprihatinan atas rangkaian kecelakaan yang menyebabkan empat orang kehilangan nyawa dalam sehari.
Ia mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna Jalan Trans Sulawesi, agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.
Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan.
“Pastikan saat berkendara dalam kondisi sehat dan mematuhi tata tertib berlalu lintas,” demikian imbauan Kompol Chandra. ***
Editor : Talib