RADAR PALU— Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste tiba di Palu, Rabu (26/8/2026) pagi. Kedatangannya disambut Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri.
Ralf Beste bersama rombongan Kedutaan Besar Jerman tiba sekitar pukul 06.10 WITA menggunakan pesawat komersial.
Ada prosesi adat yang mengiringi kedatangan tersebut. Tarian Kaili ditampilkan sebelum Ralf Beste menerima pemasangan Siga, penutup kepala tradisional Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Ranperbup Rencana Kerja Toli-Toli 2027 Diharmonisasi Kemenkum Sulteng
Siga menjadi bagian dari simbol penghormatan dalam penerimaan tamu. Prosesi tersebut sekaligus memperkenalkan salah satu identitas budaya Kaili kepada diplomat Jerman yang berkunjung ke Palu.***
Setelah prosesi di area bandara, Ralf Beste dan Gubernur Anwar Hafid melanjutkan pertemuan di ruang VIP Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Agenda kunjungan kemudian dijadwalkan berlanjut ke Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Perkuat Regulasi Penanggulangan Kemiskinan Tolitoli
Pertemuan di Kantor Gubernur menjadi agenda yang menarik untuk dicermati karena dapat memperlihatkan arah pembahasan antara Pemerintah Sulawesi Tengah dan Kedutaan Besar Jerman.
Dalam informasi yang tersedia, belum dirinci materi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Anwar Hafid saat menerima rombongan didampingi sejumlah pejabat Pemprov Sulawesi Tengah, antara lain Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Staf Ahli Gubernur Rusmiadi, serta sejumlah kepala OPD.
Kunjungan Ralf Beste ke Palu menjadi bagian dari agenda diplomatik yang berlangsung di Sulawesi Tengah. Perkembangan pembahasan dalam pertemuan di Kantor Gubernur akan menjadi bagian penting untuk melihat peluang hubungan dan kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.***
Editor : Muhammad Awaludin