RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi mengajak generasi muda Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) menyiapkan masa depan melalui empat prinsip kehidupan.
Empat pesan tersebut disampaikan Bupati Delis saat menutup rangkaian HUT Ke-77 Persekutuan Pemuda GKST Klasis Kolonodale di Gereja GKST Jemaat Imanuel Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Senin (20/7/2026).
Penutupan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt. Geraldi Dwi Rizandi Kongkoli, dilanjutkan dengan tiup lilin HUT ke-77 Pemuda GKST, penyerahan hadiah, serta pengumuman PPJ Alfa Omega Tiu sebagai Juara Umum.
Baca Juga: Kapolres Morowali Utara Ajak Pemuda GKST Jauhi Judi Online dan Narkoba Saat HUT Ke-77 GKST
Perayaan HUT Pemuda GKST tahun ini mengusung tema "Pemuda GKST Siap Maju dalam Regenerasi, Hidup Mandiri dan Berkualitas." Kegiatan berlangsung selama enam hari, 14–20 Juli 2026, dan diikuti sekitar 650 peserta dari 10 Persekutuan Pemuda Jemaat (PPJ) se-Klasis Kolonodale.
Turut hadir Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, Wakapolres Kompol Charles B.N. Karimar, Pengurus Pusat Pemuda GKST Korwil V Jhon Libertus Lakawa, Ketua Majelis Klasis Kolonodale Pdt. Marten Luther Tamauka, serta para pengurus dan peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa pemuda merupakan aset utama pembangunan gereja dan daerah.
Baca Juga: Morowali Utara Raih Pengakuan Nasional Pelayanan Jamaah Haji
"Pemuda adalah masa depan gereja, masa depan daerah, masa depan bangsa, bahkan masa depan dunia. Di tangan pemudalah masa depan pelayanan dan pembangunan ditentukan," ujar Delis.
Delis kemudian menyebut tujuan, doa, berani, dan berkat sebagai empat kunci kehidupan yang dibagikannya sebagai pesan kepada seluruh pemuda GKST.
Menurut dia, setiap pemuda harus memiliki tujuan hidup yang jelas sejak usia muda agar mampu mengarahkan masa depannya.
Baca Juga: Ketua DPRD Tegaskan Morowali Utara Belum Terima Dana Pinjaman PT SMI
"Kalau tidak memiliki tujuan, waktumu akan habis dan suatu saat engkau sadar sudah tua tetapi belum mencapai apa-apa," ujarnya.
Bupati mengingatkan bahwa setiap impian harus disertai doa dan iman kepada Tuhan.
"Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Doakan pendidikanmu, pekerjaanmu, bahkan masa depanmu," katanya.
Delis mengajak generasi muda bekerja keras dan tidak takut gagal.
"Tidak ada pencapaian tanpa pengorbanan. Boleh gagal seratus kali, tetapi bangkitlah seratus satu kali," jelasnya.
Pesan terakhir, Bupati Delis meminta seluruh pemuda GKST menjadi teladan di tengah masyarakat.
"Pemuda GKST harus menjadi solusi, bukan sumber persoalan. Jadilah berkat di sekolah, kampus, tempat kerja, gereja, dan masyarakat," tandasnya
Baca Juga: ASN Morowali Utara Diminta Jadi Pelopor Lingkungan Bersih
Sementara itu Ketua Panitia Pdt. Marto Nggaluku, melaporkan kegiatan berlangsung lancar dengan melibatkan sekitar 650 peserta dari 10 jemaat.
Panitia menggelar enam cabang lomba kerohanian, enam cabang kesenian, dan sepuluh cabang olahraga.
"Puji syukur kepada Tuhan, seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan penuh sukacita," kata Marto.
Pengurus Pusat Pemuda GKST Korwil V, Jhon Libertus Lakawa, mengajak seluruh peserta tetap menjaga persaudaraan setelah kegiatan berakhir.
"Mari menjadi pemuda yang mempersatukan, mengasihi, dan ikut mengawal pembangunan Morowali Utara sesuai profesi masing-masing," ujar Jhon Lakawa.
Acara ditutup dengan tiup lilin HUT Ke-77 Pemuda GKST, penyerahan hadiah kepada para juara, dan penobatan PPJ Alfa Omega Tiu sebagai Juara Umum HUT Ke-77 Pemuda GKST Klasis Kolonodale Tahun 2026.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin