RADARPALU - Maskapai AirAsia resmi menghentikan operasional penerbangan rute Palu–Makassar melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu.
Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada pihak bandara setelah sebelumnya maskapai berencana kembali melayani rute tersebut mulai 1 Agustus 2026.
Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Prasetiyohadi, mengatakan pihak AirAsia telah menyampaikan surat resmi yang berisi penghentian layanan rute Palu–Makassar.
Baca Juga: Izin Masuk Tahap Final, Penerbangan Internasional Palu - Guangzhou Ditargetkan Mulai 6 Agustus 2026
"AirAsia sudah menyampaikan secara resmi tidak melanjutkan operasi. Sebelumnya memang sempat ada rencana penerbangan kembali mulai 1 Agustus, tetapi kemudian kami menerima surat yang intinya mereka memutuskan tidak melanjutkan penerbangan rute Palu–Makassar," ujarnya.
Menurut Prasetiyohadi, penghentian operasional tersebut tidak hanya terjadi di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, tetapi juga di sejumlah bandara lain yang sebelumnya dilayani AirAsia.
"Ini tidak hanya terjadi di Bandara Mutiara. Beberapa rute lain seperti Kendari dan Luwuk juga dihentikan. Jadi bukan hanya di Sulawesi Tengah," katanya.
Baca Juga: Wagub Sidak Tiga Puskesmas di Morowali, Serap Keluhan Pasien hingga Tenaga Kesehatan
Ia menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari evaluasi bisnis maskapai di tengah kondisi industri penerbangan dan ekonomi global.
"Kondisi sekarang tidak hanya menyangkut maskapai, tetapi juga dipengaruhi kondisi ekonomi global," jelasnya.
Dengan berhentinya operasional AirAsia, layanan penerbangan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu kini kembali dilayani oleh maskapai yang sebelumnya telah beroperasi.
"Untuk sementara jumlah maskapai kembali seperti sebelumnya, karena tambahan AirAsia sudah tidak beroperasi lagi," pungkas Prasetiyohadi.(acm)
Editor : Mugni Supardi