Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BPBD Sulteng Turunkan Tim ke Buol, Rumah Sakit Jadi Prioritas Pascagempa

Annisa Tri Yusnida • Senin, 13 Juli 2026 | 14:47 WIB
Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Buol. BPBD Sulawesi Tengah mengirim tim asesmen dan bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat. FOTO: Tangkapan Layar Video Instagram @bpbd_sulteng
Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Buol. BPBD Sulawesi Tengah mengirim tim asesmen dan bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat. FOTO: Tangkapan Layar Video Instagram @bpbd_sulteng

 

RADAR PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah bergerak cepat merespons gempa yang mengguncang Kabupaten Buol pada Minggu (12/7/2026) malam. Tim asesmen dan bantuan logistik mulai diberangkatkan untuk mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.

Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan infrastruktur dan rumah warga. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan berikutnya.

"Untuk sementara kami masih melakukan asesmen untuk mengetahui berapa banyak kerusakan infrastruktur maupun rumah warga. Kami juga masih menunggu penetapan status dari pemerintah kabupaten," kata Asbudianto saat dihubungi, Senin (13/7/2026). 

Baca Juga: Warga Soroti Penolakan Sertifikat oleh BPN Palu, Status Lahan Layana Diduga Berpolemik

Meski Pemerintah Kabupaten Buol belum menetapkan status tanggap darurat, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah mengirim personel beserta bantuan logistik berupa tenda.

Menurut Asbudianto, bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, terutama di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan cukup serius.

"Kami dari BPBD Provinsi hari ini menyiapkan tim untuk turun membantu masyarakat di Kabupaten Buol. Kami juga mengirimkan beberapa tenda logistik seperlunya untuk membantu masyarakat di sana," ujarnya. 

Baca Juga: DPRD Sulteng Mulai Kaji Ranperda Anti-LGBT, MUI Beri Sejumlah Catatan

BPBD mencatat, salah satu fasilitas yang mengalami kerusakan adalah Rumah Sakit Daerah Kabupaten Buol. Dampak kerusakan membuat sebagian pasien memilih keluar dari gedung karena khawatir terhadap potensi gempa susulan.

Kondisi itu membuat rumah sakit menjadi fokus utama penanganan awal BPBD.

"Kami lebih intens ke rumah sakitnya, karena mengalami kerusakan hingga pasien tidak berani tinggal di dalam. Jadi kami membawa tenda untuk pasiennya," ungkap Asbudianto.

Selain rumah sakit, sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan. Namun, hingga kini BPBD masih melakukan verifikasi untuk memastikan jumlah bangunan serta tingkat kerusakan di lapangan.

Asbudianto menegaskan, hasil pendataan akan menjadi acuan pemerintah dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penetapan status tanggap darurat apabila kondisi di lapangan memenuhi ketentuan.

"Kami bersiap untuk perjalanan ke Buol, menyusul mobil bantuan ke sana. Data selanjutnya akan kami sampaikan," tandasnya.***

Editor : Muhammad Awaludin
Asbudianto Bencana Buol Gempa Buol gempa sulawesi tengah BPBD Sulteng