Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lalampa Toboli Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kuliner Trans Sulawesi

Muhammad Awaludin • Minggu, 7 Juni 2026 | 16:46 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli di Parigi Moutong yang diproyeksikan mendukung pengembangan wisata kuliner dan UMKM lokal. Foto: Ro. Adpim Sulteng
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli di Parigi Moutong yang diproyeksikan mendukung pengembangan wisata kuliner dan UMKM lokal. Foto: Ro. Adpim Sulteng

 

RADAR PALU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan kawasan Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di jalur Trans Sulawesi. Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. 

Komitmen itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli bertema Warisan Budaya, UMKM Berdaya, Generasi Berkarya di kawasan eks Jembatan Timbangan Toboli, Minggu (7/6). 

Menurut Anwar, Lalampa Toboli memiliki keunggulan karena telah dikenal luas oleh masyarakat dan pengguna jalan lintas Sulawesi. Selain itu, produk kuliner khas tersebut tersedia setiap hari sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata. 

Baca Juga: MTQ Sulteng Jadi Ajang Promosi Produk Lokal, Dekranasda Sigi Pajang Batik Palili hingga Kerajinan Kelapa

"Lalampa Toboli sudah memiliki nama besar. Tinggal bagaimana kawasan ini dikembangkan agar manfaat ekonominya semakin luas dirasakan masyarakat," kata Anwar. 

Kawasan Strategis di Jalur Trans Sulawesi

Anwar menilai posisi Toboli yang berada di jalur utama Trans Sulawesi menjadi modal penting dalam pengembangan kawasan wisata kuliner. Lokasi tersebut selama ini menjadi titik persinggahan para pelintas yang melakukan perjalanan antardaerah. 

Baca Juga: Konsolidasi Olahraga Melempar Bilah dan Kapak, Pengurus Pusat PABKI Agendakan Silaturahmi di Parigi Moutong 

Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti rest area, tempat ibadah, pusat UMKM, dan sarana penunjang lainnya guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. 

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kawasan Toboli diharapkan tidak hanya menjadi lokasi membeli makanan khas daerah, tetapi juga menjadi tempat singgah yang mampu menarik pengunjung untuk tinggal lebih lama. 

Festival Lalampa Didorong Menjadi Agenda Tahunan

Selain pengembangan kawasan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mendukung Festival Kuliner Lalampa Toboli agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan daerah. 

Festival tersebut dinilai menjadi sarana promosi kuliner khas Sulawesi Tengah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal. 

Pemerintah juga membuka peluang pembangunan ikon atau landmark Lalampa sebagai identitas kawasan. Keberadaan landmark tersebut diharapkan dapat memperkuat citra Toboli sebagai destinasi kuliner khas Sulawesi Tengah. 

Menurut Anwar, pengembangan sektor kuliner tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga berhubungan dengan pelestarian budaya, penguatan ekonomi kreatif, dan penciptaan peluang usaha bagi masyarakat. 

Ia juga menilai keramahan masyarakat setempat menjadi modal penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. Pelayanan yang baik dan suasana yang nyaman dinilai dapat mendorong wisatawan maupun pengguna jalan untuk kembali berkunjung. 

Melalui festival dan pengembangan kawasan yang terus didorong, Lalampa Toboli diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu identitas kuliner Sulawesi Tengah di tingkat nasional. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Abdul Sahid, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat. ***

Editor : Muhammad Awaludin
#UMKM lokal #Wisata Kuliner #lalampa toboli #trans sulawesi