RADAR PALU – Tumpukan sampah yang lama mengendap di area Pasar Beteleme, Kec. Lembo akhirnya terangkat.
Senin pagi (4/6) apel persiapan bakti sosial digelar Koramil setempat bersama Polsek, Kepala Desa, Dinas Perhubungan, siswa, dan elemen masyarakat.
Berbeda dari liputan seremoni biasa, fokus kegiatan kali ini justru muncul dari keluh kesah warga. Pasar Beteleme selama ini “over kapasitas” sampah.
Baca Juga: Koramil Pamona Puselemba Bangun Posko Bersama, untuk Menjaga Keamanan Lingkungan
Keterbatasan armada dan alat angkut membuat tumpukan menumpuk berbulan-bulan tanpa penanganan maksimal.
“Khususnya Beteleme sampai pasar yang sudah over kapasitas lama menumpuk baru diangkat. Maklum kendaraan dan alat kami belum memadai dan belum cukup,” ujar perwakilan warga saat menyampaikan apresiasi.
Kehadiran TNI melalui program bersih-bersih Kompi Koramil jadi titik balik. Warga menyebut bantuan ini terasa langsung.
Bukan hanya soal sampah yang berkurang, tapi juga efek psikologis yakni, ada negara yang hadir saat fasilitas daerah terbatas.
Kapolsek, Kades, Dishub dan para siswa yang turun langsung ke lapangan membuat kerja bakti terasa seperti gotong royong skala kecamatan.
Sinergi lintas sektor ini yang ditekankan warga: TNI tidak jalan sendiri, tapi merangkul Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Jaya TNI.. Bravo TNI. Dan tetap sejalan sinergi dan pendekatan dengan masyarakat merdeka,” ungkapan warga sambil gotong royong.
Harapannya program serupa tidak berhenti di Beteleme saja, tapi rutin agar masalah sampah kronis tidak kembali menumpuk.
Bakti sosial ini jadi contoh nyata saat infrastruktur daerah belum lengkap, kolaborasi TNI-Polri-Pemdes-Warga bisa menutup celah. Dan untuk warga Beteleme, pasar bersih hari ini artinya dagangan lebih nyaman, akses lebih lancar. ***
Editor : Talib