RADAR PALU - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Musliman, sangat bijak berpendapat mengenai pengalihan pelabuhan penumpang dari Pantoloan ke pelabuhan Donggala.
Menurutya kebijakan pemerintah mengenai pemindahan, tidak perlu dipermasalahkan demi untuk keseimbangan daerah dan pemerataan pendapatan daerah.
“Semua dapat jatah pelabuhan, baik Donggala maupun di Pantoloan Kota Palu, “ ujar Musliman, saat ditanyakan Radar Palu, Jawa Pos group mengenai pemindahan pelabuhan.
Dikatakannya sebenarnya tidak ada yang dipindahkan, tetapi semua mendapatkan porsi masing-masing. Misalnya pelabuhan Donggala dapat pelabuhan penumpang, sedangkan pelabuhan Pantoloan dapat bongkar muat.
“Jadi, semua seimbang, “ tandas, politisi Partai Golkar ini.
Menurutnya, intensitas kepelabuhanan dari waktu ke waktu terus meningkat.
Baca Juga: DPRD Sulteng Bentuk Kembali Dua Pansus untuk Tuntaskan Konflik Agraria dan Inventarisasi Aset
Perekonomian Sulawesi Tengah terus berkembang pesat, sehingga peran pelabuhan lokal, regional, perintis, dan nasional menjadi andalan saat ini. Sangat signifikan.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Donggala dan Sigi, dirinya sangat mendukung upaya peningkatan pelabuhan yang ada di daerah Donggala.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin