Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Rute Baru Palu–Guangzhou Dibuka 10 Juli, SDM Bandara Mulai Dipersiapkan

Muhammad Awaludin • Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, membuka Pelatihan Bahasa Mandarin Khusus Kawasan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Senin (25/5/2026). (Ro. Adpim Sulteng)
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, membuka Pelatihan Bahasa Mandarin Khusus Kawasan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Senin (25/5/2026). (Ro. Adpim Sulteng)

 

RADAR PALU – Menjelang dibukanya rute internasional baru Palu–Guangzhou pada 10 Juli 2026, kesiapan sumber daya manusia di kawasan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu mulai diperkuat. 

Sebanyak 138 petugas dari berbagai instansi di lingkungan bandara mengikuti pelatihan bahasa Mandarin sebagai bagian dari persiapan menghadapi operasional penerbangan internasional tersebut. 

Pelatihan Bahasa Mandarin Khusus Kawasan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu resmi dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, di ruang rapat Gedung Administrasi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Senin (25/5/2026). 

Baca Juga: Rute Palu–Guangzhou Belum Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah Tiongkok 

Program pelatihan akan berlangsung selama satu bulan dengan materi pembelajaran mulai tingkat dasar hingga lanjutan. 

Reny mengatakan kemampuan bahasa asing menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pelayanan di bandara internasional, terutama menghadapi penumpang asing asal Tiongkok sebagai negara tujuan penerbangan baru tersebut. 

“Kalau nanti ada penumpang dari China mengalami kesulitan komunikasi, tentu harus ada petugas yang mampu berbahasa Mandarin. Karena itu saya berharap setiap instansi memiliki personel yang bisa berkomunikasi dengan baik,” ujarnya. 

Baca Juga: Kemenpar RI Sebut Rute Charter Palu-Guangzhou Baru Dibuka Mei 2026

Menurut Reny, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur bandara agar pelayanan yang diberikan memenuhi standar internasional. 

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses peningkatan status Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu menjadi bandara internasional. 

Sementara itu, Kepala Bandara Mutiara Internasional SIS Al-Jufri Palu, Prasetyo Hadi, mengatakan antusiasme peserta terhadap pelatihan tersebut cukup tinggi. Jumlah pendaftar bahkan disebut melampaui kuota yang tersedia. 

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan hingga selesai dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi diri. 

“Dengan komunikasi yang baik, pelayanan juga akan berjalan lebih baik. Kami berharap peserta nantinya mampu mencapai level advance sehingga siap mendukung operasional penerbangan internasional Palu–Guangzhou,” katanya. 

Pembukaan rute internasional Palu–Guangzhou diharapkan mampu memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah dengan berbagai negara sekaligus membuka peluang pertumbuhan sektor perdagangan, investasi, dan pariwisata daerah. 

Kegiatan pembukaan pelatihan turut dihadiri perwakilan Universitas Tanjungpura, Confucius Institute Universitas Tanjungpura, Balai Karantina Palu, Kantor Imigrasi Kota Palu, jajaran stakeholder kawasan bandara, serta peserta pelatihan bahasa Mandarin.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Pelatihan Bahasa Mandarin #Bandara Mutiara Palu #Palu Guangzhou #penerbangan internasional #Reny Lamadjido