Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Palu Perkuat Pendampingan UMKM Lewat INBIS

R
Penulis: Rina Khalik❯
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid,
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dalam kegiatan virtual assessment Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026).

Advertisement

RADARPALU - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan Pemerintah Kota Palu terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut dilakukan dengan membuka akses yang mudah, sederhana, dan baik melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Menurut Hadianto, pemerintah terus berupaya menghadirkan kemudahan akses bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi lokal.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Palu dalam setahun terakhir menunjukkan hasil yang cukup baik dalam mendorong UMKM. Tentunya ini tidak lepas dari kerja-kerja tim yang telah ada saat ini dan hal ini terus kita dorong untuk kemudian bisa memberikan dampak yang semakin besar,” ujar Hadianto Rasyid dalam kegiatan virtual assessment Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2026 pada Kamis (23/7/2026).

Hadianto mengatakan, meski Kota Palu memiliki banyak potensi, pemerintah tetap memfokuskan perhatian pada pengembangan UMKM sebagai backbone pertumbuhan ekonomi lokal dan terus menjadi pilar utama di kota Palu.

Advertisement

Karena itu, berbagai kemudahan terus dibangun agar aksesibilitas keuangan bagi pelaku UMKM semakin mudah dicapai, namun tetap dilakukan secara terukur dan sesuai target.

Sebagai bentuk pendampingan kepada pelaku usaha, Pemerintah Kota Palu membentuk Inkubator Bisnis (INBIS). Program tersebut diharapkan menjadi pendamping yang siap setiap saat dan terhubung secara real time dengan UMKM.

“Inkubator bisnis ini kami harapkan betul-betul bisa menjadi pendamping yang siap setiap waktu dan terhubung secara real time dengan UMKM-UMKM kita,” katanya.

Menurutnya, kehadiran INBIS tidak hanya sebatas memberikan pendampingan seperti pola bantuan sebelumnya, tetapi juga memastikan pelaku UMKM memperoleh literasi mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan produk, dan akses pasar.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Jamu Pahit, SEDARA Ubah Cara Menikmati Minuman Rempah

Bukan Jamu Pahit, SEDARA Ubah Cara Menikmati Minuman Rempah

SEDARA (Seduhan Nusantara) hadir di Palu menawarkan aneka minuman rempah sebagai alternatif kopi dan minuman kekinian dengan cita rasa khas.

Ekonom Ingatkan UMKM Lokal Bisa Tersingkir Tanpa Pengaturan Ruang Usaha

Ekonom Ingatkan UMKM Lokal Bisa Tersingkir Tanpa Pengaturan Ruang Usaha

Ekonom Untad mengingatkan UMKM lokal perlu perlindungan ruang usaha dan peningkatan SDM agar mampu bersaing di era digital.

DPRD Palu Minta Pelatihan UMKM Diperbanyak, Akses Pasar Juga Harus Diperluas

DPRD Palu Minta Pelatihan UMKM Diperbanyak, Akses Pasar Juga Harus Diperluas

Komisi B DPRD Palu mendorong Pemkot memperkuat pelatihan UMKM, pendampingan usaha, dan memperluas akses pasar produk lokal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer