Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Durian Sulawesi Tengah Didorong Tembus Pasar Global

Muhammad Awaludin • Selasa, 26 Mei 2026 | 13:57 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding saat membahas penguatan ekspor durian dan kelapa di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.(Ro. Adpim Sulteng)
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding saat membahas penguatan ekspor durian dan kelapa di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.(Ro. Adpim Sulteng)

 

RADAR PALU – Durian Sulawesi Tengah kembali menjadi fokus pengembangan ekspor daerah. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menerima kunjungan kerja Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Selasa (26/05/2026), untuk membahas penguatan komoditas unggulan daerah menuju pasar internasional. 

Pertemuan tersebut dinilai strategis dalam mendukung hilirisasi ekspor dan menjaga pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah melalui sektor pertanian dan perkebunan. 

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil durian terbesar di Indonesia dengan peluang besar memasuki pasar ekspor. 

Baca Juga: Kepala Barantin dan Gubernur Perkuat Sinergi, Ekspor Durian Sulteng Digenjot

“Sulawesi Tengah menuju Raja Durian Dunia,” kata Anwar Hafid. 

Ia menyampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong ekspor komoditas unggulan, termasuk kelapa bulat dan durian, sebagai bagian dari strategi mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dukungan Karantina untuk Ekspor Durian Sulawesi Tengah 

Menurut Anwar Hafid, peran Badan Karantina Indonesia sangat penting dalam mendukung kelancaran program ekspor yang sedang dijalankan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Tiga Sapi Positif Brucellosis di Sulteng, Karantina Perketat Pengawasan

Selain itu, Pemprov Sulawesi Tengah telah menjalin komunikasi dan kesepakatan kerja sama dengan Provinsi Hainan, Tiongkok, di bidang pertanian, perikanan, kesehatan, peternakan, dan perdagangan ekspor. 

Ia mengatakan pasar Tiongkok, khususnya Hainan, menunjukkan minat terhadap komoditas kelapa dan durian asal Sulawesi Tengah. Untuk memperkuat konektivitas perdagangan, pada 10 Juli 2026 direncanakan dibuka penerbangan langsung Guangzhou–Palu melalui Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri. 

Data Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, sejak Januari hingga 12 April 2026, daerah tersebut telah mengekspor 151 kontainer durian beku ke Tiongkok. Total volume ekspor mencapai 4.077 ton dengan nilai Rp377,5 miliar. 

Barantin Dorong Standar Ekspor dan Hilirisasi 

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menegaskan Barantin kini mengusung paradigma baru sebagai akselerator ekonomi nasional, selain menjalankan fungsi perlindungan sumber daya hayati. 

“Barantin ingin mendorong percepatan ekspor-impor perdagangan melalui penerapan standar dan protokol karantina yang harus dipenuhi untuk menembus pasar internasional,” ujarnya. 

Karding menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar karantina dan prosedur operasional ekspor guna menjaga kualitas komoditas unggulan Sulawesi Tengah. Menurutnya, kualitas durian dan kelapa daerah tersebut memiliki daya tarik bagi pasar Tiongkok. 

“Kualitas durian dan kelapa Sulawesi Tengah menjadi daya tarik tersendiri bagi pasar Tiongkok. Jika standar karantina dijaga dengan baik, komoditas kita tidak hanya mampu menembus pasar Asia, tetapi juga Eropa,” katanya. 

Ia juga mendorong pembangunan fasilitas instalasi dan laboratorium di Sulawesi Tengah untuk memastikan mutu komoditas ekspor memenuhi standar internasional serta mendukung hilirisasi produk unggulan daerah. 

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri unsur DPRD, Kejaksaan Tinggi, Polda Sulawesi Tengah, pemerintah daerah, perwakilan Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin), serta Kadin Parigi Moutong.***

Editor : Muhammad Awaludin
#karantina ekspor #Barantin #sulawesi tengah #durian Sulawesi Tengah #ekspor durian