Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Tak Hanya Siaga Bencana, Relawan Dompet Dhuafa Sulawesi Juga Dilatih Jurnalistik dan Administrasi

Taswin • Minggu, 24 Mei 2026 | 16:36 WIB
Perwakilan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan sembako kepada warga lanjut usia di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Minggu (24/5/2026). (Foto: Taswin/Radar Palu)
Perwakilan Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan sembako kepada warga lanjut usia di Kelurahan Pengawu, Kota Palu, Minggu (24/5/2026). (Foto: Taswin/Radar Palu)

 

RADAR PALU – Dompet Dhuafa menggelar aksi sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat di Kota Palu, Minggu (24/5/2026). 

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MI Al-Khairaat Pengawu tersebut menjadi penutup rangkaian Pelatihan Relawan Kemanusiaan Regional Sulawesi yang berlangsung sejak 21 Mei 2026. 

Deputi II Bidang Sosial dan Dakwah Dompet Dhuafa, Rusmiati, mengatakan aksi kemanusiaan itu mencakup donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis khususnya bagi lansia, serta penyaluran bantuan sembako kepada warga lanjut usia di sekitar lokasi kegiatan. 

Baca Juga: Bangun Sarana Ibadah, PT Lestari Tani Teladan Salurkan Bantuan Material

Menurutnya, selain menjalankan program sosial, Dompet Dhuafa juga berupaya meningkatkan kapasitas relawan melalui pelatihan pertolongan pertama yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. 

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi dan dilaksanakan secara intensif selama tiga hari. 

“Pelatihan ini tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung hingga tuntas. Bahkan kegiatannya berlangsung sampai malam demi memastikan para relawan benar-benar siap saat dibutuhkan,” ujar Rusmiati. 

Baca Juga: BAZNAS Palu Ubah Skema Bantuan, Tak Lagi Uang Tunai, Tapi Fokus Barang

Ia menjelaskan, Kota Palu dipilih sebagai lokasi pelatihan karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi, sementara Dompet Dhuafa belum memiliki kantor cabang di daerah tersebut. Karena itu, penguatan kapasitas relawan lokal dinilai penting agar mereka siap diterjunkan ketika terjadi situasi darurat. 

“Jadi kami menyiapkan kemudian para relawan itu sudah langsung siap jika ditugaskan ketika kemudian ada bencana yang terjadi,” katanya. 

Rusmiati menambahkan, kebutuhan relawan saat ini tidak hanya terbatas pada penanganan kebencanaan. Berbagai keahlian lain seperti fotografi, jurnalistik, administrasi hingga keuangan juga diperlukan untuk mendukung proses penanganan bencana yang profesional, cepat, dan akuntabel. 

“Ketika terjadi bencana, semua unsur harus bergerak bersama. Jadi kami ingin relawan di daerah juga sudah siap,” pungkasnya. 

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat bantuan sembako, Rahma, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Dompet Dhuafa. 

“Tentu sangat senang. Apalagi ini bahan pokok yang kami butuhkan. Terus terang sekarang harga-harga di pasar naik semua. Makanya kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini,” tuturnya. 

Program kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari upaya Dompet Dhuafa memperkuat jaringan relawan di kawasan Sulawesi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat di daerah.***

Editor : Muhammad Awaludin
#relawan kemanusiaan #Dompet Dhuafa #lansia #bantuan sosial #kota palu