Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Satpol PP Sulteng Perketat Pengamanan dan Parkir di Asrama Haji Palu

Annisa Wibdy • Kamis, 7 Mei 2026 | 16:48 WIB
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Satpol PP Sulawesi Tengah, Dedi Wahyudi jelaskan pengamanan dan pengaturan parkir di Asrama Haji Palu.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Satpol PP Sulawesi Tengah, Dedi Wahyudi jelaskan pengamanan dan pengaturan parkir di Asrama Haji Palu.

RADAR PALU – Pengamanan Asrama Haji Palu diperketat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama proses pemberangkatan calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Langkah penguatan pengamanan Asrama Haji Palu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kemacetan, hingga potensi gangguan ketertiban akibat membludaknya pengantar jamaah yang datang ke lokasi pemberangkatan.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Satpol PP Sulawesi Tengah, Dedi Wahyudi mengatakan Satpol PP dilibatkan langsung dalam penyelenggaraan ibadah haji berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah tentang tim koordinasi pengamanan haji. 

Baca Juga: Dishub Sulteng Pastikan Transportasi Haji Aman, Armada Jemaah Jalani Ramp Check

Menurutnya, terdapat dua tugas utama yang dibebankan kepada Satpol PP yakni penjagaan keamanan dan pengaturan ketertiban parkir di lingkungan Asrama Haji Palu.

“Untuk Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah, alhamdulillah kami dilibatkan dalam proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 ini. Kami dibebankan tugas terkait penjagaan serta ketertiban parkir,” ujar Dedi saat ditemui di Asrama Haji Palu, Kamis (7/5/2026).

Selain pengamanan dan pengaturan parkir, personel Satpol PP juga disiagakan untuk membantu mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum selama proses pemberangkatan jamaah berlangsung. 

Baca Juga: Ombudsman Awasi Kesiapan Pemberangkatan Jamaah Haji Sulteng 2026

Menurut Dedi, salah satu potensi gangguan terbesar berasal dari membludaknya pengantar jamaah yang berusaha masuk secara bersamaan ke area asrama haji.

Kondisi tersebut dinilai rawan memicu kepadatan kendaraan dan desakan massa di pintu masuk kawasan asrama.

“Potensi gangguan itu pasti ada, terutama ketika jumlah pengunjung atau pengantar calon jamaah haji mendesak untuk masuk. Itu yang menjadi perhatian kami sesuai penugasan dari tim koordinasi penyelenggaraan ibadah haji,” katanya.

Untuk mendukung pengamanan, Satpol PP Sulteng menurunkan total 15 personel yang dibagi dalam dua sif penjagaan setiap hari.

Sebanyak tujuh personel bertugas pada sif pagi, sementara tujuh personel lainnya bertugas pada sif malam hingga pagi hari berikutnya.

“Kami membaginya dalam dua sif. Sif pagi sekitar tujuh orang dan sif malam juga tujuh orang. Mereka lebih fokus pada pengamanan terkait gangguan trantibum,” jelasnya.

Satpol PP bersama tim pengamanan juga menerapkan aturan ketat terkait kendaraan pengantar jamaah yang masuk ke lingkungan asrama haji.

Dedi menjelaskan, berbeda dengan musim haji tahun sebelumnya, jamaah asal Kota Palu tahun ini datang secara mandiri ke Asrama Haji Palu sehingga jumlah kendaraan pribadi diperkirakan meningkat signifikan.

Sementara jamaah dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah sebagian besar menggunakan bus rombongan sehingga lebih mudah dikendalikan. 

Baca Juga: Jelang 8 Mei, Reny Pastikan Asrama Haji Palu Siap Tampung Ribuan Jemaah

“Kalau jamaah dari Kota Palu datang secara mandiri, sehingga kemungkinan volume kendaraan akan membludak. Karena itu pengaturan parkir diperketat,” ungkapnya.

Dalam aturan yang diterapkan, hanya satu kendaraan pengantar jamaah yang diperbolehkan masuk ke area dalam asrama haji untuk menurunkan penumpang.

Setelah jamaah diturunkan, kendaraan langsung diarahkan keluar melalui pintu belakang menuju lokasi parkir yang telah disediakan.

“Yang bisa masuk hanya satu mobil pengantar jamaah dan sifatnya hanya drop out saja. Setelah menurunkan jamaah, kendaraan langsung diarahkan keluar untuk mencari lokasi parkir yang sudah ditentukan,” tegas Dedi.

Ia menambahkan kebijakan tersebut diterapkan karena kapasitas parkir di lingkungan Asrama Haji Palu sangat terbatas.

Karena itu, masyarakat dan keluarga pengantar jamaah diimbau mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pemberangkatan ibadah haji tahun 2026.***

Editor : Muhammad Awaludin
#asrama haji Palu #Pengamanan Asrama Haji Palu #Satpol PP Sulawesi Tengah #Jamaah Haji 2026 #Ketertiban Parkir Haji