RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi menghadiri Ibadah Raya dan Puncak Paskah Nasional V Tahun 2026 di Lapangan Mako Brimob, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (26/4/2026).
Bupati Delis hadir bersama istrinya, Febriyanthi Hongkiriwang, yang juga Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata terhadap persatuan bangsa dan penguatan toleransi antarumat beragama.
Perayaan nasional ini mengusung tema Bangkit Bersama Kristus, Memulihkan Bangsa dalam Kasih dan Pengharapan.
Baca Juga: Devisit Rp285 Miliar, Pemkab Morut Butuh Suntikan Dana Segar PT SMI
Acara ditutup langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mengajak seluruh umat menjadikan Paskah sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan delapan aras gereja nasional yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI), pejabat Kementerian Agama, Gubernur Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, serta tokoh lintas agama.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Paskah memiliki makna spiritual sekaligus kebangsaan.
Baca Juga: Pemkab Morut Siapkan Forum CSR dan Perseroda jadi Mesin Penguatan UMKM Masuk Rantai Pasok Industri
"Acara ini bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan peristiwa iman, refleksi kebangsaan, dan peneguhan komitmen sebagai anak bangsa yang hidup dalam keberagaman namun tetap bersatu," ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin juga mengingatkan bahwa toleransi bukan hanya menerima perbedaan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama nyata.
"Toleransi bukan sekadar menerima perbedaan, tetapi komitmen aktif untuk menghormati dan bekerja sama dalam keberagaman," tegasnya.
Dia menekankan bahwa kerukunan, persatuan, dan toleransi merupakan fondasi utama bangsa yang wajib dijaga.
Selain itu, Nasaruddin mengingatkan bahwa nilai pengorbanan, kebangkitan, dan harapan baru harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk memperkuat persatuan dan menghadirkan keadilan sosial.
Sementara itu Bupati Delis menegaskan bahwa semangat Paskah harus menjadi energi kolektif untuk membangun daerah dan menjaga keharmonisan masyarakat.
Baca Juga: Delis Resmi Jadi Waketum Aspeksindo, Perkuat Peran Morut di Sektor Kelautan Nasional
"Paskah mengajarkan kita tentang harapan dan kebangkitan. Nilai ini harus kita wujudkan dalam kehidupan nyata, dengan memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta bekerja bersama membangun daerah yang lebih maju dan harmonis," katanya.
Menurut dia, penyelenggaraan Paskah Nasional di Sulawesi Tengah membuktikan bahwa kerukunan antarumat beragama dapat tumbuh kuat melalui kolaborasi semua pihak.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin