Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Waspada PMK! Barantin Perketat Pengiriman Sapi Kurban ke Samarinda hingga Balikpapan

Wahono. • Senin, 20 April 2026 | 16:16 WIB
Petugas Badan Karantina Indonesia (Barantin) Palu melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi di Instalasi Karantina Hewan (IKH). Foto : Wahono
Petugas Badan Karantina Indonesia (Barantin) Palu melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak sapi di Instalasi Karantina Hewan (IKH). Foto : Wahono

 

RADAR PALU- Menjelang perayaan Idul Adha 2026, Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak, khususnya sapi kurban yang akan dikirim dari Palu ke berbagai daerah di Kalimantan.

 

Langkah ini dilakukan guna menjamin kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjadi perhatian utama.

 

Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar serangkaian rapat teknis sepanjang April hingga Mei untuk memastikan seluruh pintu pengeluaran hewan bekerja optimal.

 

Baca Juga: Pembaruan Data DTSEN Pastikan Bansos Tepat Sasaran

 

“Kami pastikan setiap sapi yang dikirim telah melalui pemeriksaan ketat dan dinyatakan sehat,” ujarnya, (15/4) saat mengunjungi Instalasi Karantina Hewan (IKH), Kelurahan Pantoloan Boya, Kota Palu.

 

Saat ini, sekitar 120 ekor sapi dari Palu dijadwalkan akan diberangkatkan ke Samarinda, Balikpapan, dan Bontang pada akhir pekan. Seluruh hewan tersebut telah melalui uji laboratorium di fasilitas karantina yang tersertifikasi.

 

Selain itu, masa karantina selama tiga hingga empat hari diterapkan guna memastikan tidak adanya gejala penyakit selama masa inkubasi.

 

Barantin juga terus mengedukasi pelaku usaha agar hanya mengirimkan ternak yang benar-benar sehat sejak dari daerah asal.

 

Upaya ini dinilai penting untuk melindungi konsumen sekaligus menjaga stabilitas distribusi hewan kurban.

 

Baca Juga: HTH Dominan di Sulteng, Tapi Risiko Hujan Lebat Tetap Ada

 

“Semua layanan kami transparan, tidak ada pungutan liar. Seluruh pembayaran dilakukan secara digital dan masuk langsung ke kas negara,” tegas Sahat.

 

Dengan koordinasi lintas daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Barantin optimistis distribusi hewan kurban tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Editor : Wahono.
#idul adha #palu #sapi #kurban #karantina