Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HTH Dominan di Sulteng, Tapi Risiko Hujan Lebat Tetap Ada

M
Penulis: Mugni Supardi❯
Hasil monitoring iklim terkini di Sulawesi Tengah.(GAW LORE LINDU BARIRI)
Hasil monitoring iklim terkini di Sulawesi Tengah.(GAW LORE LINDU BARIRI)

Advertisement

RADARPALU – Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Lore Lindu Bariri merilis hasil monitoring iklim terkini di Sulawesi Tengah hingga 20 April 2026.

Secara umum, wilayah Sulteng masih didominasi Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek, yakni 1–5 hari.

Meski demikian, sejumlah wilayah tercatat mengalami HTH kategori lebih panjang. Di antaranya Lonu (Kabupaten Buol), Sidondo dan Makmur (Kabupaten Sigi), serta Cempaka (Kabupaten Tojo Una-Una) yang masuk kategori menengah atau 11–20 hari tanpa hujan.

Berdasarkan analisis curah hujan Dasarian II April 2026, kondisi di Sulawesi Tengah bervariasi dari kategori rendah hingga sangat tinggi.

Curah hujan rendah hingga menengah mendominasi sebagian besar wilayah, sementara hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat tinggi hanya terjadi di sebagian kecil wilayah Tojo Una-Una dan Poso.

Advertisement

Sementara itu, analisis sifat hujan menunjukkan kondisi yang beragam, mulai dari Bawah Normal (BN), Normal (N), hingga Atas Normal (AN). Wilayah utara seperti Buol, Tolitoli, Sigi, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan didominasi sifat hujan bawah normal.

Adapun wilayah seperti Morowali, Banggai, dan sebagian Poso berada pada kategori normal. Sedangkan sifat hujan atas normal terpantau di sebagian wilayah Poso dan beberapa titik lainnya.

Memasuki Dasarian III April 2026, peluang curah hujan lebih dari 100 mm diperkirakan berada di kisaran 10–40 persen untuk wilayah utara, dan meningkat menjadi 50–80 persen di sebagian wilayah tengah seperti Sigi dan Poso.

Untuk curah hujan lebih dari 150 mm, peluangnya relatif kecil, yakni sekitar 10–20 persen dan hanya berpotensi terjadi di sebagian kecil wilayah selatan, terutama Sigi.

 

Advertisement

Artikel Terkait

BMKG: Sejumlah Wilayah Sulteng Alami Hari Tanpa Hujan hingga 60 Hari Lebih

BMKG: Sejumlah Wilayah Sulteng Alami Hari Tanpa Hujan hingga 60 Hari Lebih

BMKG mencatat 19,4 persen titik pantau di Sulteng mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari hingga 31 Oktober 2026. Warga perlu waspada.

BMKG Waspadai Hujan Lebat di Sulteng, Banjir Terjang Dua Desa di Parigi Barat

BMKG Waspadai Hujan Lebat di Sulteng, Banjir Terjang Dua Desa di Parigi Barat

BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Sulteng setelah banjir merendam rumah warga dan merusak jembatan di Parigi Barat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer