Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bandara Mutiara Palu Bersiap Jadi Smart Airport

Mugni Supardi • Sabtu, 18 April 2026 | 18:37 WIB
Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu.(MUGNI SUPARDI)
Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu.(MUGNI SUPARDI)

 

RADARPALU – Transformasi layanan kebandarudaraan berbasis digital mulai dimatangkan di Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu.

Upaya ini ditandai dengan rampungnya survei implementasi konsep Smart Airport dan Unified Airport Operation Centre (U-APOC) oleh tim teknis pada 16 April 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi modernisasi layanan penerbangan di Sulawesi Tengah, sekaligus menindaklanjuti dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Pincang di Lini Belakang, MU Tetap Bidik Poin di Stamford Bridge

Kepala Kantor UPBU Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetiyohadi, menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Dengan integrasi sistem melalui U-APOC dan platform digital, kami ingin menciptakan layanan yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi pengguna jasa bandara,” ujarnya.

Dalam implementasinya, terdapat dua solusi utama yang diperkenalkan. Pertama, konsep Total Airport Management melalui U-APOC, yakni pusat kendali terpadu yang mengintegrasikan seluruh operasional bandara dalam satu sistem. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan secara real-time dan kolaboratif.

Baca Juga: Edukasi Sertifikasi Halal hingga Klinik Ekspor Jadi Fokus Disperindag di Semarak Sulteng

Kedua, platform EcoStruxure for Airports yang berfokus pada efisiensi energi, keandalan sistem, serta mendukung operasional bandara yang lebih ramah lingkungan.

Selain paparan teknis, tim dari PT Eltran Indonesia bersama jajaran manajemen bandara juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik vital, baik di area terminal maupun operasional.

Kegiatan ini bertujuan memetakan kondisi infrastruktur eksisting serta mengidentifikasi kebutuhan teknologi yang sesuai.

Data yang dikumpulkan selama survei akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi implementasi sistem digital yang terintegrasi dan sesuai standar pelayanan penerbangan modern.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat daya saing Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di Sulawesi Tengah.

Dengan sinergi antara pemerintah, pengelola bandara, dan penyedia teknologi, langkah menuju ekosistem bandara cerdas dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan sektor logistik dan transportasi nasional ke depan. (*)

Editor : Mugni Supardi
#smart airport palu #u-apoc bandara #digitalisasi bandara indonesia #Bandara Mutiara SIS Al Jufri #kemenhub