RADAR PALU – Gerakan Pangan Murah digelar di Gedung Jodjokodi Convention Center (JCC), Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 14–18 April 2026, dengan harga sembako di bawah pasar.
Program yang diinisiasi Dinas Pangan Sulteng ini menyasar stabilisasi pasokan dan harga pangan, sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah.
Harga di Bawah Pasar
Warga bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar. Paket sembako dijual mulai Rp100 ribu.
Baca Juga: Dividen Rp59,5 Miliar dari Bank Sulteng Jadi “Kado” HUT ke-62, Perkuat Fiskal Daerah Sulawesi Tengah
Paket I berisi beras premium 5 kg Rp60 ribu, minyak goreng 1 liter Rp12 ribu, gula pasir 1 kg Rp10 ribu, dan telur 10 butir Rp18 ribu.
Sementara Paket II terdiri dari beras premium 5 kg Rp60 ribu, minyak goreng Rp12 ribu, gula pasir Rp10 ribu, serta susu kental manis Rp15 ribu.
Tekan Inflasi, Jaga Daya Beli
Kepala Dinas Pangan Sulteng, Rohani Mastura, mengatakan program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok terjangkau.
Baca Juga: Karnaval Budaya Sulteng di Palu, Gubernur Dorong UMKM
“Ini bagian dari upaya stabilisasi harga dan pengendalian inflasi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah lembaga nasional seperti Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, Bulog, dan ID Food.
Gerakan pangan murah diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga, sekaligus memastikan pasokan tetap aman.***
Editor : Muhammad Awaludin