RADAR PALU - Terkait insiden kecelakaan di laut, yang menyebabkan salah satu warga Desa Bahontobungku, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali mengalami luka di kepala yang cukup serius hingga dilarikan di Puskesmas Bungku Kota, Rabu (8/4/2026).
Atas insiden tersebut, Ketua Forum Rakyat Bersatu (Forbes) Morowali, Abd. Jamil, meminta agar pihak Polres Morowali mengusut tuntas kecelakaan laut (tabrak lari, red), jangan hanya menerima laporan dari warga.
"Pelaku tabrak lari atau kapal yang melintas di perairan Bungku segera ditangkap, dan harus bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Jamil.
Baca Juga: Nelayan Morowali Ditabrak Kapal Misterius, Korban Luka Serius dan Kapal Tenggelam
Dikatakan, karena korban sudah sangat dirugikan dan tidak mendapatkan pertolongan dari awak kapal, ketika kapal menabrak perahu nelayan milik Irvan, sehingga korban mengalami luka di kepala dan beberapa luka memar di tubuhnya.
"Begitu juga masalah administrasi di Puskesmas Bungku kota, saya berharap jangan dilimpahkan kepada warga, bebankan kepada pihak BPJS. Tidak perlu lagi dibebankan masalah ini kepada korban, karena melihat kondisi korban kurang mampu, " tandas Abd Jamil, alias Bung Hanto.
Ditemui media ini, korban Irvan (38), warga Desa Bahontobungku, membenarkan dirinya baru saja mengalami kecelakaan di laut, pada saat memancing. Kejadiannya, Selasa (7/4/2026), sekitar pukul 15.30 Wita di perairan Bungku.
Baca Juga: Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Morowali Dilantik
Diceritakannya, saat memancing menggunakan perahu, tiba-tiba ada kapal yang menabraknya, hingga terbalik dan tidak ditemukan lagi sampai hari ini.
"Saya juga tidak mengetahui dengan jelas ciri-ciri kapal yang menabrak. Kapal merk apa, dan tujuannya kemana? Saya tidak tau. Namun, kapal itu arahnya dari Bahodopi menuju Topogaro, "papar Irvan.
Selanjutnya, Irvan berenang merapat ke rakit mengunakan busa (gabus), dan sekitar 10 menit kemudian datang bantuan kapal nelayan yang melintas di lokasi. Akhirnya Irvan dibawa ke darat, menuju Puskesmas Bungku kota.
Baca Juga: Cuaca 3 Hari ke Depan, Morowali–Poso Masuk Level Siaga
Akibat kecelakaan itu, kepala Irvan luka, lengan kanan dan badan memar.
"Belum diketahui berapa kerugian terkait kecelakaan ini, karena perahu atau bodi saya tenggelam. Namun, saya bersyukur, saya dalam keadaan selamat,"ujar Irvan.
Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pihak Polres Morowali dan petugas KKP di Bungku.
Baca Juga: Duka Morowali: Anggota DPRD Morowali, Sadhak Husain Zainal Abidin Tutup Usia
"Harapan saya, pemerintah maupun petugas keamanan lebih memperhatikan kecelakaan di laut, sehingga mampu mencegah dan mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Agar bisa ditangani maksimal, "ucap Irvan.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bahontobungku, Nurdin, membenarkan telah terjadi kecelakaan yang menimpa Irvan, warga desanya.
"Saya sudah konsultasi dengan manajemen Puskesmas. Info dari petugas Puskesmas, yang bersangkutan, saudara Irvan, tidak punya BPJS. Tetapi dari kasus ini, biasanya yang menanggung BPJS adalah pihak yang menabrak, ini yang saya dapat dari pernyataan pihak Puskesmas, " ungkap Kades, Nurdin.
Baca Juga: SPIM-KPBI Demo Kantor DPRD Morowali, Tuntut Hak Karyawan
Karena pelaku yang menabrak korban belum diketahui, sehingga korban tidak bisa mendapatkan pelayanan BPJS. Korban menanggung biaya perawatan sendiri, atau jalur umum.
"Terkait kejadian ini, saya juga sudah melaporkan kepada pihak Polres Morowali, dan berharap Polres bisa menangkap pelaku tabrak lari di laut (kapal), untuk mempertanggujawabkan perbuatannya, "pungkasnya. (***)
Editor : Muchsin Siradjudin