RADAR PALU - Proyek hiasan pohon kelapa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah menuai sorotan publik karena belum rampung hingga Rabu (8/4/2026). Dinas Cikasda Sulteng membantah terlibat dalam proyek tersebut.
Proyek dekoratif berbentuk pohon kelapa di kawasan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah jadi perhatian. Selain belum selesai, proyek ini juga memicu tanda tanya soal instansi yang bertanggung jawab.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Sulteng, Andi Ruly Djanggola, menegaskan proyek tersebut bukan bagian dari kewenangan dinasnya.
Baca Juga: Palu Tertibkan 23 Reklame, 9 Sudah Dibongkar
“Pengerjaan dekoratif seperti itu bukan di pihak kami. Tugas Cikasda hanya pembangunan pada gedung pemerintah,” tulis Ruly kepada Radar Palu, Rabu (8/4/2026).
Ruly memastikan tidak ada anggaran untuk proyek dekoratif tersebut di instansinya.
“Tidak ada anggaran begitu di Cikasda, kegiatan itu bukan di kami,” tegasnya.
Baca Juga: Penataan Kampung Baru Palu Butuh Rp30 M, Mulai Bertahap
Ia menduga proyek tersebut berada di bawah kewenangan unit lain di lingkup Pemprov Sulteng.
“Mungkin saja kegiatan tersebut di Biro Umum, silakan cek di sana,” ujarnya.
Di lapangan, hiasan pohon kelapa itu terlihat belum selesai. Sejumlah ornamen belum terpasang lengkap, sehingga dinilai mengurangi estetika kawasan pusat pemerintahan.
Proyek ini disebut-sebut menelan anggaran hingga miliaran rupiah. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait progres maupun penanggung jawabnya.
Situasi ini memicu harapan publik agar pemerintah segera memberi kejelasan, baik soal instansi pelaksana maupun kelanjutan pengerjaan proyek tersebut.***
Editor : Muhammad Awaludin